Rutin latihan dan juga rutin donorkan darah

Yudha awasi kegiatan donor BSC. (Kp/nafarin fauzy)

Banjarmasin, KP – Selain rutin latihan dan mengkonsumsi vitamin, atlet binaraga Banua Iswahyudi juga memiliki cara lain untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

Pria berusia 42 tahun yang biasa tampil di kelas 60 kilogram ini, rutin mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali, ditempat dia bekerja Bugar Sport Center (BSC).

Sabtu (13/10/2019) pagi Wahyu sapaan akrabnya kembali terlihat ikut mengantri mendonorkan darahnya di ajang yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Banjarmasin dan di halaman parkir BSC (minimarket 888) jalan Jalan Sutoyo S Banjarmasin.

“Kebetulan di BSC ini digelar setiap tiga bulan jadi ikutan juga agar rutinnya terjaga, masyarakat lain juga rutin” kata dia.

Bagi Wahyu usai mendonor darah dia masih bisa kembali latihan rutin di gym. Namun dia memberikan jeda beberapa waktu untuk memastikan tubuh kembali pulih seperti semula.

Sebagai langkah awal, kata Wahyu mulai dengan olahraga ringan terlebih dahulu. Misalnya dengan jalan cepat, atau bersepeda.

“Bila merasa baik-baik saja alias tidak ada masalah yang berarti, boleh melanjutkan olahraga tersebut. Namun sebaliknya, kalau justru merasa lemas atau mulai pusing saat olahraga setelah donor darah, sebaiknya segera duduk atau berbaring sampai merasa lebih baik,” anjurnya.

Iswahyudi baru saja menembus peringkat 5 besar saat berlaga di Kejuaraan Binaraga Open se Asia Tenggara di Gorontalo awal Oktober tadi.

Panitia donor darah BSC, Yudha Pribadi yang juga Sekretaris PABBSI Kalsel, mengatakan tidak hanya masyarakat umum saja. atlet dibawah PABBSI ikut dilibatkan seperti binaraga dan angkat besi.

“Ada juga tadi atlet karate, Wushu, basket dan para komunitas sepeda, kuga dari billiard bahkan Ketua POBSI (Persatuan Billiar Seluruh Indonesia) Kalsel H Imus juga rutin mendonorkan darahnya, ” lanjut dia.

Dalam donor darah yang digelar rutin BSC mengumpulkan 162 kantong darah yang semuanya disumbangkan ke PMI Banjarmasin.

“Alhamdulillah setiap tiga bulan selalu meningkat awalnya 120 meningkat jadi 150 kini jadi 162 kantong,” pungkas Yudha, yang belum lama tadi mengalami musibah ditabrak mobil di Jl Kuripan Banjarmasin. (rel/nfr/k-9)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...