UM Palangka Raya Siapkan Akreditasi Internasional

PALANGKA RAYA, KP – Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya DR Soenedi, M.Pd mengatakan saat ini posisi UM Palangka Raya sudah terakreditasinya dan diharapkan semua semua Fakultas bisa menyusul. Karena sekarang Universitas ternama menjadi kebanggan masyarakat Kalimantan Tengah ini sedang menyiapkan Akreditasi Internasional melalui ISO 90001.

Bahkan dengan keberhasilan UM Palangka Raya yang Program Studi Ilmu Administrasi Negara pada bulan Agustus 2019 sudah mendapat Akreditasi Unggul ( A) tersebut menjadi Kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Tengah, karena data dari LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Perguruan Tinggi Swasta yang Akreditasi Unggul ( A) terdapat di UM Palangka Raya.

“ Keberhasilan Prodi Ilmu Administrasi Negara ini tentu saja mendapatkan dukungan dari semua sivitas Akademika UM Palangka Raya dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politiikti Wilayah XI Kalimantan yang selalu memberikan motivasi serta bimbingan,’’kata Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya pada acara Sidang terbuka Senat Universitas Palangka Raya, di Aula Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, jalan RTA Milono Palangka Raya, Rabu (30/10).

Dihadapan 782 orang Wisudawan Pascasarjana, Sarjana dan Diploma Tahun 2019, Universitas Muhammadih dalam acara tersebut mengusung “The Green Islamic Campus( Kampus Islami yang berwawasan Lingkungan)” ungkap Rektor UM Palangka Raya DR. Soenedi, M.Pd yang sekaligus membuka sidang Terbuka Universitas Muhammadiyah Palangka Raya dalam acara Wisuda.

Rektor Soenedi juga mengingatkan pada usia UM 33 tahun, di ibaratkan dengan manusia, dimana yang penuh semangat, Idealis dan Produktif. Bahkan saat ini UM Palangka Raya memiliki 24 orang S3 dari 123 orang Dosen, dan 14 dosen sedang mengambil S3. Sedangkan di Bidang Penelitian dan Pengabdian masyarakat melakukan Riset-riset dan Penelitian Unggulan dan Komprtitif yang berbasis pada Pengembangan Potensi Lokal KalTeng, dan di Bidang Publikasi dan Kerjasama juga terus mengalami kenaikan yang sangat significant, sebagai contohnya ada mahasiswa Asing yang berkuliah di UM Palangka Raya, magang di Singapura, Malaysia dan Bangkok.

Khusus sarana dan prasarana UM Palangka Raya, tengah membangun gedung-kampus seluas 6 tingkat di jalan Mahir Mahar Palangka Raya, rencana rampung 2020. Bahkan dalam rapat senat diberikan penghargaan kepada 6 orang Wisuda terbaik Istiqlaliyah (S1) Fakultas Agama Islam dengan predikat Dengan Pujian IPK 3,99, Ririn Widayati (DIII) Fakultas Ilmu Kesehatan dengan predikat IPK 3,95 , Yuli Fatmawati (S1) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik predikat IPK 3,92, Muhammad Rafi’I (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan predikat Pujian IPK 3,86, Shukma Wardana (S1) dari Fakultas Pertanian dan Kehutanan predikat Pujian IPK 3,86, Serilda Mahpirot (S1) dari Fakultas Tehnik predikat Sangat Memuaskan IPK 3,67, yang diberikan masing-masing tabungan Rp500.000,- perorang dari Bank Syariah Mandiri, untuk beberapa orang Dosen dan karyawan berprestasi untuk Umroh senilai Rp 25.000.000.

Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Muhammad Suyuti, M.Pd,Med,PhD mengatakan dalam perkuliahan dan diwisuda merupakan suatu kebanggaan bagi para wisudawan-wisudawati, tidak seperti mahasiswa di Negara Australia, mereka kalau mau jadi Sarjana mereka harus bekerja untuk mencari biaya untuk kuliah.

Berita Lainnya
1 dari 593
Loading...

Tidak demikian dengan saudara-saudara sekalian yang sudah pasti 99% adalah semua dibiayai oleh orang tua saudara. Dimana partisipasi masuk Perguruan Tinggi 30 % orang masih bisa mengenyam pendidikan tidak sambil nyambi atau kerja.

Sebagai Pimpinan Pusat Muhammadiyah Suyuti mengucapkan Selamat kepada Pimpinan UM Palangka Raya sehingga bisa mewisuda mahasiswanya sebanyak 782 orang tahun 2019, yang artinya secara Akademik berjalan dengan baik, yang mana pada tahun 2019 ini juga salah satu Program Stusi menerima predikat Akreditasi (A), yang artinya menyatakan Indikator –indikator UM Palangka Raya lebih baik dari Universitas Negeri di KalTeng ini.

Dengan demikian bukan suatu kebetulan kalau Perguruan Tinggi Muhammadiyah menjadi kepercayaan masyarakat dan secara terkhusus bagi masyarakat Kalimantan Tengah, jangan sungkan untuk menyekolahkan anaknya ke Perguruan Muhammadiyah, karena baukan hanya belajar ilmu didunia saja yang didapat namun menadapatkan pula jariah diakhiratnya.

Suyuti juga menyampaikan bahwa tantangan masa depan lebih berat lagi oleh karena itu PT Muhammadiyah terus berbenah membekali para mahasiswanya mengikuti perkembangan zaman seperti semboyan yaitu “Bukan hanya Guru yang Belajar- Guru juga Belajar, bukan hanya Dosen yang belajar dan Dosen juga terus juga Belajar, imbuh Suyuti.

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris DaerahFahrizal Fitri,S.Hut,MM mengingatkan harapan orang tua dan masyarakat terhadap Perguruan Tinggi adalah sebuah tempat mendapatkan pendidikan yang bermutu dengan biaya pendidikan yang terjangkau, dengan lulusan yang mudah menciptakan lapangan kerja.

Dikatakan, Muhammadiyah kental dengan tradisinya yaitu “Kerja Cerdas dan kerja Ikhlas” yang relevansinya dari amanat pendiri Muhammadiyah Bapak Akhmad Dahlan “ Hidupilah Muhammadiyah, dan jangan Engaku Hidup dari Muhammadiyah” yang dirangkaikan menjadi kalimat “ Hidupilah Muhammadiyah maka Engkaupun bisa ikut hidup bersama Muhammadiyah”.

Demikian juga Dosen dan Yayasan teruslah bekerja penuh dengan dedikasi dan pengabdian diri untuk kampus menujua Academic Axcelent menjadi kebanggaan masyarakat KalTeng untuk membuat masyarakat KALTENG BERKAH (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat,Amanah dan Harmonis). (Yld/K-8)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya