Zakaria Terpilih Ketua Organda Darat Trisakti Banjarmasin

BANJARMASIN, KP – Setelah dilakukan pemilihan ulang untuk mencari Ketua dan Wakil Ketua Dewan Pimpinan Unit (DPU) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Trisakti Banjarmasin periode 2019-2024, belum lama ini.

Keberhasilan Zakaria sebagai ketua dan Ahmad Lazim Firdaus sebagai wakil setelah dilakukan pemilihan ulang. Memang Zakaria dan Daus lah yang terpilih pada saat itu.

Zakaria menerangkan, mengapa jadi dilakukan pemilihan ulang pada saat itu, dikarenakan di tempat lain ternyata juga dilakukan pemilihan dan terpilihlah Abdul Gafar. Sehingga DPD Organda Kalsel mengeluarkan dua Surat Keputusan (SK).

Namun, DPP Organda merasa ada yang salah, sehingga pemilihan ulang harus diambil sebagai jalan tengah. “Sehingga SK dicabut. Organda pusat meminta dilakukan pemilihan ulang. Dan langsung dihadiri oleh Organda Pusat pada 13 Oktober lalu,’’ ucap Ketua Terpilih Zakaria, Rabu (23/10).

Pemilihan ulang itu ada dua calon, yakni Zakaria dan Gafar. Akhirnya Zakaria menang telak. Setelah Zakaria terpilih pada pemilihan itu, ternyata sampai saat ini Zakaria nyatanya belum menerima SK dari DPD Organda Kalsel.

Padahal, menurutnya, saat pemilihan dan dia ditetapkan sebagai ketua yang baru. Dirinya dijanjikan akan mendapatkan SK setelah menyerahkan susunan pengurus Organda. “Setelah ketuk palu, empat hari kemudian saya menyerahkan susunan kepengurusan di DPU Organda Trisakti, namun hingga saat ini saya belum menerima SK tersebut,’’ bebernya.

Kegelisahannya ini bukan tanpa alasan, karena menurutnya, jika SK belum kunjung keluar, Zakaria takut ada kecamuk didalam pelabuhan. “Saat ini tidak ada yang bertanggung jawab jika SK tidak keluar, sedangkan setiap hari di pelabuhan aktivitas terus berjalan. Jika ada pungutan biaya kepada angkutan di pelabuhan, terus siapa yang bertanggung jawab dan mengelola,’’ tegas Zakaria.

Berita Lainnya
1 dari 1.790
Loading...

Pasalnya, setiap tiga bulan sekali pengurus DPU Organda Trisakti wajib melaporkan keuangan kepada DPD Organda Kalsel. “Satu tahun sekali memberikan laporan kepada seluruh anggota Organda Trisakti,’’ imbuhnya.

Zakaria mengakui sempat mendengar dari salah satu anggota dari DPD Organda Kalsel jika SK tidak keluar karena ada anggota Organda yang masih mempertanyakan laporan keuangan dari Zakaria yang belum selesai, sehingga harus masih ada yang di audit.

“Padahal setelah ketuk palu kemarin, semuanya sudah kelar. Tidak ada masalah lagi sebenarnya. Sudah beres semua pelaporannya. Saya mengharapkan SK saya cepat keluar, agar di Pelabuhan Trisakti sudah bisa berjalan dengan semestinya,’’ harapnya.

Meminta tanggapan dari salah satu perwakilan anggota yang tergabung di Organda Trisakti, Edy Sucipto yang juga mempunyai unit kendaraan yang tergabung mengatakan, malah dirinya tidak tahu bahwa jika ketua yang terpilih masih belum mendapatkan SK.

Karena, menurutnya, dia memang mengikuti pemilihan sejak awal. Apalagi terkait ada anggota yang masih meminta audit. “Sepertinya tidak ada anggota yang mempermasalahkan lagi,’’ ucapnya.

Terkait SK belum keluar, menurutnya, kemungkinan karena DPD Kalsel masih sibuk sehingga terjadi keterlambatan. “Kalau masalah karena ada audit atau apa, sepertinya tidak ada lagi. Mungkin ketua saja lagi yang harus lebih berhubungan dengan DPD agar bisa dipercepat,’’ ucapnya.

Edy mengatakan, jika memang SK belum keluar, ia mengharapkan DPD bisa lebih cepat memberikan SK. Karena menurutnya jika masih ada masalah laporan terkait audit dan segala macam, Edy menyarankan langsung melalui jalur hukum atau perdata.

“Karena untuk memberikan SK tidak ada hubungannnya lagi jika masih ada yang tidak terima. Pasalnya Zakaria sudah terpilih secara sah di pilih oleh seluruh anggota dan dihadiri oleh Organda Pusat lagi,’’ pungkas Edy yang juga selaku Ketua DPC Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Kota Banjarmasin itu. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya