Aksi Damai Bela Ulama Diisi Dakwah

Banjarmasin, KP – Aksi damai bela ulama dari sejumlah elemen masyarakat di Kalsel berlangsung di DPRD provinsi setempat, usai shalat Jum’at atau sekitar pukul 14.00 Wita. Aksi damai bela ulama tersebut, diisi himbauan dan dakwah.

Sayangnya aksi pengunjukrasa ini tidak ditemui satupun pimpinan maupun anggota DPRD Kalsel.

Walaupun tak ada wakil rakyat yang menemui pengunjukrasa tersebut, mereka tetap melakukan orasi/menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Kalsel itu dengan pengawalan anggota kepolisian setempat.

Ratusan massa yang melibatkan unsur mahasiswa, tokoh masyarakat dan ulama itu dengan orator aksi Habibi Mustafa menyampaikan tiga tuntutan penting, yaitu jangan meradikalkan para ulama.

Selain itu, mendengarkan suara-suara aspirasi mahasiswa dan berhenti mengkriminalisasi bendera tauhid.

Dia tak membantah awal dikenalnya bendera tauhid di Indonesia memang identik dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). “Namun terlepas dari itu Bendera Tauhid adalah panji dari Rasul,’’ ujarnya.

“Meski tidak ada satupun wakil rakyat yang hadir, kita legowo aja. Yang pening kita sudah menyampaikan aspirasi kita,’’ tambah Ustadz Habibi Mustafa Soleh.

Berita Lainnya

Lana Tikam “PIL” Gadis Pujaannya

1 dari 874
Loading...

Pada kesempatan terpisah, Sekretaris DPRD (Sekwan) Kalsel, H Antung Mas Rozaniansyah membenarkan para wakil rakyat tingkat provinsi tersebut sedang tidak ada di tempat sejak pagi.

Pasalnya sejak kemarin sore (7/11) para anggota DPRD Kalsel sedang melaksanakan kunjugan komisi-komisi di Jakarta hingga Sabtu (9/11).

“Memang hari ini empat komisi sedang melaksanakan kunjungan kerja ke luar daerah,’’ demikian Rozaniasyah.

Sementara Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto mengatakan, aksi berlangsung damai tanpa ada aksi-aksi anarkis.

Dia mengatakan, mengikuti aksi sejak massa berkumpul di Mesjid Sabillal hingga menyampaikan orasi di depan kantor DPRD Kalsel.

“Alhamdulillah aksi berjalan damai, saya juga ikut mengawal jalan kaki dari titik kumpul,’’ ujar perwira menengah polisi dengan melati tiga itu.

Usai menyampaikan orasi, massa yang juga dilengkapi bendera tauhid langsung membubarkan diri. (lyn/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya