DPPKB Sosialisasikan Dokumen GDPK

Paringin, KP – Dalam rangka mewujudkan kualitas penduduk yang tinggi, diperlukan adanya pedoman bagi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Menindaklanjuti Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK), maka Pemerintah kabupaten Balangan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) setempat mengadakan sosialisasi penyusunan grand design pembangunan kependudukan dengan tema “Perlunya grand design pembangunan dalam konteks pembangunan daerah”. Kegiatan digelar di Aula I Bappeda, Rabu (13/11) kemarin.

Bupati Balangan, H Ansharuddin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli, Sutikno mengatakan sedemikian pentingnya kegiatan ini karenanya ditekankan kepada seluruh stakeholder, baik narasumber maupun peserta dapat memanfaatkan waktu ini untuk saling mentransfer informasi.

“Dengan adanya sosialisasi ini semoga timbul kesadaran untuk memberikan yang terbaik kepada banua,” katanya.

Adenan selaku Tim Koalisi Indonesia untuk Kependudukan dan Pembangunan dari Provinsi Kalimantan Selatan mengatakan grand design ini merupakan program nasional untuk pembangunan penduduk sampai dengan 2035, diawali pada tahun 2020.

Berita Lainnya

Ansharuddin Resmikan Masjid Darussalam 2 

Ansharuddin Tutup Lomba Mancing Ikan Papuyu

1 dari 1.191
Loading...

“Grand design ini merupakan salah satu dokumen yang dibuat oleh DPPKB, kemudian difasilitasi oleh Bappeda dan dokumennya menjadi dokumen bappeda untuk penyusunan RPJMD tahun 2021-2024,” jelasnya

Adenan juga mengatakan hampir semua sektor terlibat dalam penyusunan grand design.

“Indikator yang dipakai hampir semua SKPD, dari Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan dinas terkait lain,” paparnya

Adenan juga menambahkan, pembangunan yang berorientasi pada kualitas penduduk ini berkaitan dengan kualitas fisik, kualitas pendidikan, kualitas agama, dan ekonomi

Sementara, dalam rangka pengembangan Data Base Kependudukan, diharapkan jumlah penduduk Kabupaten Balangan pada tahun 2035 semakin tertib dalam administrasi kependudukan seperti memiliki KTP, Akhta Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta kematian bila sudah meninggal, dan lain-lain. Cakupan penertiban KTP diharapkan mencapai 99 persen pada tahun 2035, penerbitan Akta Kelahiran 98,25 persen, Kartu Keluarga 100 persen, KIA 98,25 persen, dan Akta Kematian 53,60 persen.

Sedangkan,sesuai data dari Disdukcapil saat ini cakupan penerbitan KTP 96,23 persen, Akta Kelahiran penduduk 0-18 tahun 91,81 persen, Kartu Keluarga 100 persen, dan Akta Kematian 3,337 jiwa. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya