Kadin Janji Seminggu KAD Kalsel Terbentuk

RAPAT KORDINASI - Ketua Kadin Kalsel Edy Spriadi memberikan penjelasan terkait Komite Advokasi Daerah (KAD) Kalsel yang akan segera terbentuk minggu ini. (KP/hifni)

BANJARMASIN, KP – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalsel memfasilitasi terbentuknya Komite Advokasi Daerah (KAD) Kalsel yang dihadiri sejumlah dinas terkait, sejumlah asosiasi pengusaha, Pelindo, PDAM, YLKI dan LSM.

H Edi Supriadi Ketua Kadin Kalsel yang memimpin rapat bersama Ketua Harian Kadin H Wijaya Kusuma Prawira Karsa kepada wartawan menjelaskan, kegiatan siang ini menindak lanjuti hasil rapat digedung inspektorat wilayah Banjarbaru minggu lalu, untuk menbentuk KAD.

Hasil rapat pagi ini diputuskan membentuk Tim Kecil membentuk pengurus KAD di Kalsel sebagai bentuk pencegahan korupsi, diharapkan dalam dua minggu KAD di Kalsel sudah terbentuk.

Kehadiran KAD dibanua ini untuk mempersempit ruang gerak korupsi dibanua ini karena yang namanya korupsi musuh bersama sesuai harapan KPK.

Sementara, Ketua Hiswanamigas Kalsel, H Syaibani mengakui memang secara langsung tidak terlibat dalam kuasa penggunaan anggaran daerah dan pusat APBD dan APBN.

“ Kami Hiswanamigas sangat mendukung adanya KAD dibanua dan MoU Kadin dengan KPK sudah semestinya pengusaha dan asosiasi mendukung hal ini” jelasnya.

Ditambahkan Wakil Ketua Harian Kadin Kelsel, H Wijaya tujuan terbentuknya KAD dibanua ini untuk membantu KPK dalam hal pencegahan atau antifasi korupsi yang akan terjadi.

“ Alhamdulillah sudah terbentuk tim kecil hari ini dan tim ini yang akan membentuk kepengurusan KAD dan dalam satu minggu kedepan KAD akan terbentuk dan direstui oleh berbagai pihak termasuk KPK dan Pemprov Kalsel,” ungkapnya.

KAD ini lembaga advokasi daerah seyogyanya mereka yang duduk disini memiliki hati yang bersih karena ini pembersihan mengenai korupsi hingga memahami peran dan fungsi KAD jabatan ini diingatkan bukan prestise tapi jabatan profesi.

“ Saya pertanyakan keabsehan KAD sebelumnya yang dibentuk DPD Apindo Kalsel ini karena prosesnya tidak benar dan salah kemudian tidak memiliki SK resmi dan penyelenggara tidak berkordinasi resmi dengan Kadin Kalsel,” tutup H Wijaya. (hif/k-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...