Pemkab HST Masuki Suling ke 158

Barabai, KP – Subuh keliling (suling) yang memasuki minggu ke 158 bertempat di mesjid Al Muttaqin Desa Wawai Gardu Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) turut berhadir Camat BAS, Koramil, Polsek dan Pambakal Wawai serta jamaah mesjid Al Muttaqin jum’at (31/10).

Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) diwakili Staf Ahli Bupati bidang  Ekonomi Pembangunan H.Zainuddin merasa bersyukur bisa bersilaturrahmi dan shalat subuh berjamaah dengan warga setempat.

Zainuddin berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga kebersamaan dan selalu bersama sama memakmurkan masjid lebih lebih diwaktu shalat subuh.

Setiap amal yang baik pasti ada nilai keutamaan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya. Keutamaan yang sedemikian besar memotivasi kaum muslimin untuk selalu melaksanakan kebaikan itu, begitu pula bila kita memakmurkan masjid sehingga menjadi penting untuk kita pahami nilai keutamaannya.

Selanjutnya beliau mengatakan sekarang musim kemarau, karenanya dirinya mengingatkan agar selalu waspada dan  menjaga rumah, lahan terhadap bencana kebakaran.

Berita Lainnya

Sinergi Pembinaan Pelaksana Gebrak Masker

1 dari 1.198
Loading...

“Ciptakan selalu kerja sama baik dalam membangun banua, menjaga stabilitas keamanan, hendaknya setiap warga dapat menjaga kerukunan dan keharmonisan walaupun berbada pandangan namun hendaknya persatuan dan keamanan lebih diutamakan serta menjaga keluarga dari hal yang negatif seperti penggunaan obat obatan terlarang atau narkoba yang akan menghancurkan generasi muda,” tutupnya.

Subuh keliling juga di isi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH.Nawawi Hasan, dalam ceramahnya beliau mengajak para jamaah agar selalu bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW karena dengan banyak kita membaca  sholawat, kelak di akhirat akan mendapat safaat dari Muhammad SAW.

Makna asli dari shalawat adalah do’a. Shalawat berasal dari kata shalat dan bentuk jama’nya menjadi shalawat yang berarti doa untuk mengingat Allah secara terus menerus. Sholawat Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya adalah berupa rahmat. 

Dan sholawatnya Allah SWT kepada Rosulullah saw adalah berupa rahmat, keridhaan, pengagungan, pujian, dan penghormatan. Sedangkan, sholawatnya para malaikat kepada Rosulullah saw adalah berupa permohonan ampunan dan do’a agar dicurahkan rahmat. Dan sholawat para pengikut Rosulullah saw kepada beliau adalah berupa do’a dan menjunjung perintah beliau.

Namun, Allah SWT memerintahkan kita untuk menghargai orang yang telah berbuat kebajikan kepada kita. Sedangkan, manfaat dari sholawat akan kembali kepada orang yang mengucapkannya secara istilah adalah rahmat yang sempurna, kesempurnaan atas rahmat bagi kekasihnya. Disebut rahmat yang sempurna, karena tidak diciptakan sholawat, kecuali pada Nabi Muhammad SAW.

Beliau juga berpesan terhadap jamaah agar selalu meningkatkan ibadah yang lainnya supaya kita bisa masuk kesurganya Allah. (adv/ary/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya