Dampak Kemarau Sebagian Air PDAM Menguning

WARNA KUNING - Meskipun hitungan menit saja, air bersih yang didistribusikan PDAM Bandarmasih berwarna kekuning-kuningan dan tampak saat dialurkan di bak. (Istimewa)
2.399

BANJARMASIN, KP – Kondisi air bersih yang didistribusikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih berwarna kekuning-kuningan menjadi momok memprihatinkan pada saat selepas musim kemarau berganti ke musim hujan saat ini.

Kepala Bagian Humas PDAM Bandarmasih, M Nur Wakhid mengatakan sisa air endapan yang keruh dan masih menempel didalam pipa membuat air kekuning kuningan, endapan air keruh tersebut muncul pada saat musim kemarau.

“Kemarin saat kemarau kita mengalami tekanan hanya 1,5 bar saja, angka ini menunjukkan kurang 40 persen dari tekanan normal seharusnya,’’ ujar Wakhid di Banjarmasin, Selasa (3/12).

Ia menjelaskan, kekurangan distribusi air hingga terdapat air PDAM yang kekuning kuningan itu tidak lain dampak kemarau beberapa bulan yang lalu.

“Dua bulan yang lalu saat puncaknya kemarau tidak hanya intrusi air laut tapi air keruh juga mengendap didalam pipa sehingga sampai saat ini muncul lah program air keruh,’’ ucapnya.

Apalagi, kata Wakhid, pada saat malam hari ketika orang tidak memakai semua dan keesokan harinya saat pagi pasti keruh akibat endapan endapan itu terkumpul di pipa, lalu menyebar bersama aliran air yang dialirkan oleh PDAM Bandarmasih.

Wakhid berharap kepada masyarakat yang mengalami insiden serupa, disarankan untuk langsung melapor ke PDAM Bandarmasih agar dapat segera dilakukan perbaikan dalam pipa yang mengalami endapan air keruh tersebut.

Sementara itu, terpisah, informasi yang dihimpun awak media, di lokasi Sultan Adam Banjarmasin Utara acap kali mendapati kondisi air dari aliran PDAM Bandarmasih berwarna kuning, “Iya mas ditempat saya sering air berwarna kuning pas keluar pipa,’’ kata seorang warga yang tak mau disebutkan identitasnya. (zai/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...