Komisi III DPR RI, Berjalan ‘di Karpet Merah’ Polda Kalsel

Banjarmasin, KP –Baru pertama dan disarakan lebih istimewa, yang mana rombongan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) berjalan dihamparan karpet berwarna merah di Markas Komando Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Makopolda Kalsel), Rabu (18/12).

Bahkan, setibanya di Mako Polda Kalsel, rombongan anggota Komisi III DPR RI disambut pula dengan pasukan jajaran kehormatan (Jarmat) yang dilakukan personil Polwan.

Selanjutkan tarian selamat datang dari sanggar tari daerah serta pengalungan kain sasirangan kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI, H Desmond Junaidi Mahesa SH MH.

Kunjungan kerja itu spesifik dalam Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020, anggota DPR RI, yang membidangi Hukum, Perundang-undangan, Ham dan Keamanan ini.

Sejumlah perwira di Mapolda ketika ditanya wartawan soal penyambutan beda seperti pada tahun-tahun sebelumnya itu, mengaku tidak tahu.

Karena semua hanya menjalankan perintah, kalau penyambutan kali ini dilakukan seperti terlihat.

Karena beberapa kali kunjungan sebelumnya, anggota langsung menuju Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel dan langsung pertemuan, dialog.

Sementara Kabid Humas, Kombes Pol M Rifai mengatakan, semua dilakukan sebagai penghormatan.

”Tidak ada permintaan dari manapun kok, ini inisiatif jajaran saja. Wajar penyambutan kita beda kali ini,” ucapnya

Ketika itu, rombongan mengadakan pertemuan bersama jajaran Polda Kalsel, Kejaksaan Tinggi, Kemenkumham, Pengadilan Tinggi,  BNNP Kalsel, Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Kepala Pengadilan Militer dan instansi terkait lainnya.

Pertemuan turut dihadiri Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani, yang datang usai acara peresmian Bandara Baru Syamsuddin Noor, oleh Presiden RI Joko Widodo.

Sebelum itu sempat berdialog yang dipimpin  Wakapolda, Brigjen Polisi Aneka P

Berita Lainnya
1 dari 876
Loading...

Berbagai permasalahan diutarakan ke anggota KOmisi III DPR RI ini.

Baik soal kebutuhan keberadaan karyawan, sarana-prasarana, dana operasional, soal pembangunan perkatoran, perumahan dinas dan lainnya.

Sisi lain pada kesempatan itu, Kapolda Kalsel juga menuturkan saat ini Mako Polda Kalsel terasa sudah kurang memadai.

Terlebih kedepannya ibukota akan pindah ke Kalimantan Timur (Kaltim) artinya Kalsel juga akan menjadi penyangga bagi kegiatan ibukota negara.

Namun begitu pihaknya menyampaikan, Polda Kalsel sudah mendapatkan hibah lahan 10 hektare dari pemerintah daerah yang letaknya berdekatan dengan seluruh instansi instansi lainnya yang juga menjadi bagian dari mitra Komisi III.

“Kesempatan ini apabila memungkinkan untuk dilakukan perencanaan pembangunannya.” tutur kapolda.

Kemudian lainnya, ia berharap melalui pertemuan ini pihaknya mendapatkan masukkan/arahan dari anggota Komisi III DPR RI terkait mutu pelayanan yang telah diberikan Polda Kalsel kepada seluruh masyarakat.

Atas semua itu pula , Desmond dan anggota lainnya, berjanji akan memperjuangkan ke pemerintah maupun atasan instansi di pusat.“Mudahan-mudahan pada anggaran mendatang bisa terpenuhi,” ujarnya.

Hal sama juga diungkapkan Pangeran Khairul Saleh, anggota dari Fraksi PAN ini ketika ditanya wartawan, usai kegiatan.

”Di sini terkait masukan dan curhat saja para SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah),” ucapnya.

Namun, tadi pula dari Pengadilan Militer, ada ungkapkan hanya punya mobil dua, dan tahun keluarannya lama lagi.

Kemudian masalah hibah bangunan yang digunakan Kejati Kalsel, rencana pembangunan Mapolda di Banjarbaru dan lainnya.

“Mereka usulkan agar pemeritah bisa mengaggarakan serta membantu. Kita akan perjuangkan serta usulkan, dan kita minta sampaikan data yang bnar dan mudahan pada anggaran mendatang bisa terlaksana,” ucap Pangeran Khairul Saleh. (K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya