Target PUPR Akhirnya Capai 100 Persen

BANJARMASIN, KP – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin dipenghujung tahun 2019 berhasil merealiasikan pekerjaan fisik yang mencapai 100 persen. Data tersebut meliputi pengerjaan fisik seperti pada Rumah Sakit Sultan Suriansyah, kemudian trotoar A yani, Depo Arsip di Banjarmasin Selatan, dan perbaikan jalan serta revitalisasi sungai, Jembatan serta PJU.

Bahkan dari proyek tersebut yang masih berlanjut ke anggaran 2020 salah satunya RS Sultan Suriansyah seperti 4 paket yang gagal lelang itu yakni pembangunan pagar RSUD Sultan Suriansyah, Ruang Rediologi RSUD Sultan Suriansyah, Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) dan Peralatan Dapur untuk RSUD Sultan Suriansyah.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ir H Arifin Noor mengatakan dari total anggaran Rp 278 Milyar akhir tahun ini akan terealisasi keseluruhan dalam pembangunan. “Alhamdulillah serapan anggaran capai 100% pada akhir tahun,” ucapnya dengan gembira saat ditemui wartawan, Kamis (26/12).

Ia menjelaskan serapan anggaran tersebut untuk pembangunan seluruh infrastruktur dan renovasi berbagai macam fasilitas publik untuk kenyamanan masyarakat. “Dipenghujung tahun pembangunan Rumah Sakit, Gedung Arsip, Trotoar, Jalan, Jembatan dapat dikerjakan dan selesai tepat waktu,” bebernya.

Dikatakan, pembangunan akan terus berjalan sesuai dengan kebutuhan dan keperluan yang mendesak agar fasilitas yang ada tetap dapat dipertahankan untuk melayani masyarakat. Bahkan atas pencapaian itu tahun depan anggaran Dinas PUPR akan melonjak tinggi dikarenakan anggaran bertambah 100% menjadi Rp 407 Milyar.

“Total dana yang dikucurkan APBD sekitar Rp 407 Milyar uang dana semula hanya Rp 278 Milyar,” ujarnya.

Berita Lainnya

Akademisi ULM Kritik Reduksi Mapel Sejarah di SMA

Dewan Ajak Masyarakat Manfaatkan Hutan

1 dari 1.961
Loading...

Mantan Kadis Perkim Kalsel Arifin Noor mengatakan, tahun 2020 banyak jalan dan jembatan yang menunggu dikerjakan. Sebut saja jembatan pulau bromo yang sudah selesai DED pada 2019, jembatan kembar sulawesi yang baru selesai pembebasan lahan, jembatan HKSN dan jembatan kelayan B.

” Memang anggaran lebih banyak ke jalan dan jembatan,”ungkap.

Selain jalan dan jembatan, yang akn dilanjutkan pembangunan lainnya yakni drainase, pembangunan trotoar, nornalisasi sungai serta pembangunan fisik perkantoran. “Untuk fisik tahun ini pembanguan kantor Bakeuda, pembangunan kantor PUPR yang akan pindah di Kawasan Sultan adam, “tuturnya.

Pada 2020, PUPR mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur sebesar Rp 406 Miliar. Anggaran meningkat hampir 50 persen dari anggaran Rp 278 miliar pada 2019. Juga diserahkan pekerjaannya yakni musium dan insenerator.

Kemudian masalah setiap musim hujan yakni genangan di jalan dan mampetnya drainase. Maka.itu iuga akan diprioritaskan perbaikan drainase seperti dinjalan pramuka, sultan adam, jalan veteran dan jalan a.yani.

Jadi, katanya, ini bisa saja karena mobilitas lalulintas yang tinggi, karena kapasitas besar maka terjafi lendutan, kemudian juga juga bangunan – bangunan ruko yang tak memperhatikan pembuangan ait hujan sehingva air turun ke jalan menyebabkan jalan cepat rusak.

“Alhamdulillah serapan Dinas PUPR terserap 100 persen. Ini merupakan buah kerjasama tim juga berkat kawanan media yang tak lelah memberikan masukan dan kritikan terimakasih,” demikian mantan Kadis PU Tanjung yang akrab dengan wartawan ini. (vin/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya