Ditemukan dengan Tubuh Penuh Darah

DIEVAKUASI - Jasad Dwi yang ditemukan tak bernyawa dalam kamar mandi rumahnya, saat dievakuasi tim relawan ke RSUD Ulin. (KP/Andui)
204

Saat jenazah ingin diangkat tim Rescue bersama Emergency Gabungan langsung, banyak darah keluar di bagian wajah dan tubuh korban

BANJARMASIN, KP – Seorang ibu bernama Jumiati (62) terkejut ketika melihat anaknya bernama Dwi Kustanto (43) tengkurap tak berdaya. Apalagi saat dicek kondisinya sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad Dwi ditemukan tanpa busana di kamar mandi rumahnya Jalan Padat Karya Komplek Herlina Perkasa Blok Mutiara Raya RT 26 RW 02 Sungai Andai Banjarmasin Utara, Minggu (19/1), sekitar pukul 14.30 WITA.

Saat ditemukan di bagian hidung korban banyak mengeluarkan darah hingga bercaknya sampai ke bagian tubuh. Diduga korban tewas akibat terjatuh dari kamar mandi.

Awalnya, keluarga korban bernama Anto curiga karena korban beberapa hari tak kelihatan ke luar rumah. Lalu ia mencoba mengetuk pintu rumah korban dan beberapa kali memanggil nama korban, namun tak ada jawaban sama sekali.

Disitulah Anto meminta bantuan dengan warga sekitar, selanjutnya pintu rumah korban didobrak. Saat dicari dalam rumah, ternyata korban sudah dalam keadaan terlungkup di dalam kamar mandi, dan langsung menghubungi anggota Polsekta Banjarmasin Utara.

Tak lama menerima laporan dari warga Kapolsekta Banjarmasin Utara AKP Gita Suhandi Achmadi SIK, bersama anggotanya langsung menuju ke Tempat Kejadian Pekara (TKP), untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP, serta mendapat keterangan sejumlah para saksi yang mengetahui secara pasti kematian korban.

Namun, saat jenazah ingin diangkat tim Rescue bersama Emergency Gabungan langsung, banyak darah keluar di bagian wajah dan tubuh korban. Lalu korban langsung dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan visum lebih lanjut guna dapat mengetahui kematian korban sebenarnya

Dari keterangan ibu korban Jumiati, korban tinggal sendirian karena berpisah dengan sang istri. Waktu itu dua orang anaknya tak ada di rumah. “Korban mempunyai penyakit darah rendah sudah lama yang dia rasakan,” ungkapnya.

Dikatakannya, waktu itu dirinya bersama keluarga lainnya ingin ke rumah korban untuk merayakan ulang tahunnya.

“Walaupun sudah lewat beberapa hari yang lalu, tiba-tiba kami sekeluarga mendengar kabar bahwa korban telah meninggal dunia ditemukan dalam kamar mandi, hal inilah membuat sekeluarga merasa sok, saat melihat kejadian ini,” ujar warga Jalan Sutoyo S Banjarmasin Tengah ini.

Sementara itu, Kapolsekta Banjarmasin Utara, AKP Gita SUhandi Achmadi SIK, mengatakan masih mendalami kasus ini.

“Kita lakukan visum untuk dapat mengetahui secara pasti kematian korban sebenarnya, selain itu juga anggota masih mengumpulkan para saksi,” ujar Kapolsek baru menjabat ini. (fik/K-4)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...