HUT DWP Istri ASN Diharap Mampu Ringankan Beban Suami

Kandangan, KP – Hari ulang tahun (HUT) ke-20 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) diperingati, Kamis (9/1/2020) di Pendopo Kabupaten HSS.

Ketua DWP Kabupaten HSS Elyani Yustika menyampaikan, HUT ke-20 DWP di HSS dimeriahkan berbagai kegiatan, yakni anjangsana kepada ASN perempuan yang banyak berkiprah dalam pembangunan di HSS.

Lalu, lomba menggambar tingkat SD, untuk mengembangkan kreatifitas anak. Kemudian, lomba membuat puding untuk si buah hati, yang diikuti anggota DWP se-HSS, serta penyerahan hadiah atau bingkisan kepada mantan ketua DWP Kabupaten HSS.

Peringatan HUT DWP ucap Bupati HSS Achmad Fikry, sebagai sarana untuk evaluasi yang sudah dilakukan selama, dan yang harus dilakukan ke depan, “Yang tentunya dengan rujukan anggaran dasar dan rumah tangga organisasi,” ucap Achmad Fikry saat menmghadiri acara tersebut. 

Acara yang dimeriahkan dengan berbagai lomba ujarnya, dapat terus menjalin kebersamaan dan silaturahmi, baik sesama anggota Dharma Wanita, maupun anggota yang sudah purna tugas.

Berita Lainnya

Bupati HSS Siap Dukung dan Fasilitasi Kegiatan PCNU

Bupati Pimpin Rakor Lingkup Setda Kabupaten HSS

1 dari 1.198
Loading...

Bupati HSS Achmad Fikry menuturkan, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam berbagai tingkatannya, mempunyai beban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan, yang terkadang cukup berat dan komplek. 

Untuk itulah ujarnya, peran seorang istri pendamping ASN bagaimana dapat meringankan beban kerja, dan tanggung jawab suaminya dalam bekerja.

Seorang Dharma Wanita yang arif ujarnya, tentunya bisa memberikan suasana yang sejuk kepada suami, sehingga beban di kantor tidak ditambah dengan beban di rumah. 

“Kalau perlu beban di kantor bisa diringankan di rumah, agar suaminya bisa semangat lagi bekerja besok hari,” imbuhnya.

Sebagai anggota Dharma wanita pesannya, adalah meyakinkan suami datang ke kantor tepat waktu. Maka dari itu, diimbau harus menyiapkan segala keperluan suami sebelum berangkat kekantor, khususnya menyiapkan makan pagi lebih awal. 

“Jangan membiasakan suami membeli makan di warung, karena makan pagi di warung adalah salah satu penyebab terlambat datang kekantor,” imbaunya mencontohkan. (tor/K-6))

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya