Komplotan Penghipnotis Antar Provinsi Libatkan Tiga Perempuan Diringkus

Banjarmasin, KP – Komplotan penghipnotis Antar Provinsi libatkan tiga perempuan diringkus.

Korban, Masitah (58), seharinya pedagang, warga Mabuun RT 01 Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Kalsel.

Pada awal bermaksud melayat, karena ada kerabatnya yang meninggal dunia, malah terhipnotis.

Dari keterangan diperoleh, Minggu (19/1), lokasi kejadian di sekitar Komplek Guru Danau Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ada empat pelaku dari komplotan  penghipnotis yang kerap beraksi di sejumlah deerah baik di Kalsel maupun di Kalimantan Tengah (Kalteng), diringkus gabungan aparat kepolisian, hingga kemarin pada sejumlah lokasi.

”Iya ada ditangani Polres Tabalong dan sebagian di Polres Muara Teweh,” ujar seorang anggota.

Dari keterangan, gabungan anggota yang melakukan penyelidikan, pemburuan hingga penangkapan komplotan yang beraksi antar provinsi ini adalah Unit Resmob dan Unit Ranmor Dit Reskrimum Polda Kalsel, Unit Jatanras Polres Tabalong.

Unit Jatanras Polres Barito Kuala (Batola), Unit Jatanras Polres Muara Teweh (Kalteng) dan Unit Buser Polsek Banjarmasin Selatan.

Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Sugeng R melalui Kanit Opsnal, AKP Agus Rusdi SH SiK MH, tak membantah soal itu.

Pelaku terlibat tindak Pidana Penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana.

“Masih ada 3 orang lagi yang masih Daftar Pencarian Orang (DPO),” tambah anggota lainnya.

Dari informasi, untuk tersangka, yang tertangkap, tiga orang perempuan dan satu laki- laki.

Yakni Siti Hadijah (49) (ibu rumah tangga) Jalam Sungai Andai Rt 030 Rw. 003 Banjarmasin Utara, Zaniah (55) beralamat di Gang 12 Kelayan Banjarmasin Selatan dan Farida (52), alamat Banyu Irang Rt 005/002 Kecamatan Bati-bati Kabupaten Tanah Laut.

Sedangkan satunya lagi adalah Rusmadiansyah (55) alamat Jalan Sungai Andai Rt 030 Rw 003 Banjarmasin Utara.

Waktu itu korban, Masitah melaporkan penipuan terhadap dirinya, Kamis (9/1), dengan TKP di Komplek Guru Danau Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

Menurut keterangan korban, kejadian bermula Kamis, sekitar pukul 10.00 WITA. Pada saat itu ingin melayat kenalannya yang meninggal dunia dekat Komplek Guru Danau di Murung Pudak, Tabalong.

Ia menggunakan sepeda motor sendirian. Setiba di sana, korban melihat suami istri menggunakan sepeda motor sedang kebingungan mencari alamat.

Lalu suami istri tersebut meminta tolong kepada korban untuk diantarkan ke suatu tempat,

Karena kasihan, kemudian diantarkan korban.

Sesampainya di lokasi bertemu lagi pasangan suami istri dan terjadilah komunikasi.

Tersangka kemudian menyuruh korban untuk mengambil buku tabungan.

Diduga sudah terhipnotis, korban mau saja pulang mengambil kartu ATM Bank Mandiri Syariah dengan No.Rekening : 711929.. atasnama Rimma dan kembali lagi langsung diserahkan kepada tersangka.

Tak lama kemudian, tersangka mengembalikkan kartu dan buku tabungan milik korban dan berpesan jangan dibuka selama seminggu.

Setelah itu, korban meninggalkan tersangka beserta suami istri tersebut dan kembali melayat orang meninggal.

Kemudian dari keterangan, sekitar pukul 11.00 WITA, korban sampai di rumah dan baru sadar bahwa kartu ATM miliknya sudah tertukar.

Ironisnya lagi, 2 buah cincin emas di jarinya juga sudah hilang.

Hasil penyeledikan kepolisian, maka sejak Jumat (17/1) sekitar pukul 13.00 WITA, berhasil melakukan pengungkapan kasusnya.

Dan para tersangka ketika diintrogasi kepolisian mengaku telah melakukan penipuan tersebut.

Untuk barang bukti yang berhasil disita yakni satu buah sepeda motor, satu kalung warna emas nomor 375 beserta liontinnya, dua gelang warna emas nomor 375, satu cincin polos warna emas dan lainnya.

Diketahui, untuk tersangka Rusmadiasnyah  dan Siti Hadijah ditangani di Polres Tabalong.

Kemudian Zaniah dan Farida ditangani di Polres Muara Teweh, karena ada korbannya di situ dengan kerugian Rp75 juta.

“Modusnya sama. Dan untuk AR dan An, End masih dalam pencarian untuk,” ujar anggota lainnya. (K-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...