Bunda Nunung Bagi Kiat Sukses Kepada Ikatan Perpustakaan Se Indonesia

Banjarmasin, KP – Langkah keberhasilan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Prov Kalsel sangat luar biasa dimana menumbuhkan kegemaran membaca di Kalsel terbilang sukses.

Setiap harinya dari pelajar, Siswa, Mahasiswa, Warga masyaakat selalu penuh mengunjungi kantor dinas tersebut terutama Perpustakaan Wilayahnnya atau yang disebut Perpustakaan Palnam.
Keberhasilan Dispersip yang di Komando oleh Dra Hj Nurliani Dardie yang berhasil membawa warga masyarakat Kalsel lebih mencintai dan gemar membaca menjadi keingin tahuan sejumlah perpustakaan lain terutama dari luar daerah di Kalsel.

Akhirnnya, Selasa (25/2/2020) Dra Hj Nurliani Dardie atau yang akrab disapa Bunda Nunung menjadi pembicara pada Rakornas Perpustakaan, dengan topik “Strategi Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca di Provinsi Kalimantan Selatan”.

Dikatakannya tiga hal yang menjadi kunci keberhasilan Dispersip Kalsel dalam menumbuhkan kegemaran membaca di Kalsel.
Pertama, menjaga hubungan baik dan sinergitas dengan semua pihak. Pihak yang dimaksud seperti orang tua, dan tenaga pendidik usia dini hingga SMA.

Berita Lainnya
1 dari 1.785
Loading...

“Bahkan juga dengan perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, media, sastrawan, pustakawan, pegiat literasi, penulis beserta penerbit, dan lain-lain,” katanya.

Kedua, ia memaparkan tentang bagaimana mendekatkan pelayanan perpustakaan kepada masyarakat. Salah satu contoh yang ia paparkan yaitu keberadaan armada perpustakaan keliling (pusling) yang selama ini kerap kali diterjunkan menyapa masyarakat di beberapa kabupaten dan kota di Kalsel.

“Kita juga ada trail pustaka untuk daerah yang sulit dijangkau. Selain itu, kita juga melaksanakan layanan terpadu perpustakaan sekolah (LTPS) dan layanan terpadu perpustakaan (LTP) di pondok pesantren,” tambahnya.

Bunda Nunung memaparkan promosi minat baca dan promosi perpustakaan yang dilakukan secara masif dan terus menerus. Dalam hal ini, Dispersip Kalsel kerap kali melakukan kegiatan seperti mendatangkan penulis kenamaan, kegiatan lomba, bazar buku dan lain-lain.
“Kita juga gencar promosi melalui media sosial,” ungkapnya.

Rakornas Perpustakaan dihadiri mulai dari Kepala Perpusnas RI, Ikatan Pustakawan Indonesia, Kadispersip dan Kepala Bappeda se Indonesia, Forum Perpustakaan Umum Indonesia, dan semua meapresiasi trobosan Bunda Nunung. (fin/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya