Dispora dan KONI sudah sepakati Jumlah atlet dan pelatih Diberangkatkan ke PON Papua

Dispora dan KONI telah menyepakati atlet dan pelatih yang akan dibrangkatkan ke PON Papua 2020, terdiri 23 cabor, 109 atlet dan 45 pelatih.

Banjarmasin, KP – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kalimantan Selatan, sudah menyepakati jumlah atlet dan pelatih yang disiapkan, untuk berangkat mengikuti ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Kalsel di Papua Oktober 2020 nanti.

Bahkan data sementara cabor dan atlet Kalsel yang lolos mengikuti PON XX 2020 di Papua akan disajikan saat pertemuan seluruh delegasi daerah di Jayapura Kamis (13/2/2020) kemarin.

“Kalau KONI Kalsel sudah mengutus dua pengurus Muhclis Muhtar dari Binpres Kalsel dan Sekretaris Koni Kalsel Enly Hadianoor,” kata wakil Ketua KONI Kalsel HM Welny di sekretariat KONI Kalsel, Kamis (13/2/2020) siang kemarin.

Dalam pertemuan itu kata Welny, akan dibahas rencana tahapan kegiatan mulai dari konfirmasi peserta sosialisasi penyelenggara, venues dan pelayanan.

Penentuan jumlah atlet berdasarkan hasil rapat pertemuan pengurus KONI Kalsel. Sehingga cabor atlet dan pelatih yang bertanding di Provinsi Papua akan dikirim sebanyak 23 cabor 109 atlet dan 45 pelatih.

Kemudian cabor atlet pelatih yang bertanding di provinsi Jawa Timur ada 4 cabor dari 22 atlet dan 8 pelatih.

“Untuk sementara PON Papua yang dilaksanakan di Jawa Timur juga ikut kita masukkan jika diperlukan,” kata Welny.

Berita Lainnya

PABBSI akan dibubarkan

1 dari 223
Loading...

Untuk data sementara cabor atlet dan pelatih mengikuti PON Papua tahun 2020, terbanyak adalah atlet dayung sebanyak 28 orang atlet dan 7 pelatih. Disusul menembak dan bola basket sebanyak 12 atlet.

“Untuk menembak kita akan mengirimkan 4 pelatih dan bola basket tiga pelatih,” kata mantan Wakil Bupati HSU ini.

Terbanyak lainnya adalah gulat dengan 9 orang atlet dan 5 orang pelatih disusul tinju 7 orang atlet dan 2 orang pelatih lalu billiar 5 orang atlet dan 2 orang pelatih.

“Sisanya ada yang tiga, 2 dan satu atlet dengan masing masing didampingi para pelatihnya,” kata Welny.

Sementara untuk di Jawa Timur , dansa 2 orang dan satu pelatih, balap sepeda dua orang dan satu pelatih, geteball 10 orang dengan 2 orang pelatih, tenis meja 8 orang dengan 4 orang pelatih total 22 orang dan 8 orang pelatih.

Setelah ini tahapan berikutnya adalah tahap 1 entry by number pada 1 Februari sampai 30 Maret mulai dari cabang olahraga, nomor pertandingan, jumlah atlet.

Lalu tahap entry by name pada 1 April sampai 30 Juni. Kemudian tahap 3 akreditasi 1 Juli sampai 30 Agustus. Kemudian Juli 2020 CDR meeting tahap II dengan tahapan koordinasi dan konsolidasi jadwal pertandingan, pedoman pelayanan bidang bidang.

Terakhir Agustus 2020 DRM meeting keabsahan peserta ID Card, kontribusi kontingen transportasi, akomodasi dan konsumsi. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya