Gubernur Kalsel : Kawal Stabilisasi Inflasi

Siapkan 1 Juta Bibit Cabe

KAWAL Stabilisasi inflasi, Gubernur Kalsel. H Sahbirin Noor, siapkan 1 juta bibit cabe.

Gubernur, menyiapkan dan membagikan sejuta bibit cabe ini kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan pada High Level Meeting dan Rapat Koordinasi Daerah Semester I TPID Provinsi Kalsel, di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Perkantoran Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, Kamis (27/2).

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengharapkan, dengan dibagikannya 1 juta bibit cabe, masyarakat Kalsel dapat memiliki tanaman cabe di rumahnya.

Selain itu, dengan adanya tanaman cabe ini merupakan salah satu cara mengawal atau menjaga stabilisasi inflasi di Kalsel.

“Kita ketahui, bahan pokok atau makanan masih menjadi sebab terjadi inflasi di Kalsel.

Dan cabe juga bisa menjadi inflasi, maka dari itu kita akan sediakan bibit cabe bagi masyarakat Kalsel,” ujarnya.

Berita Lainnya

Ke MK “Bunuh Diri”

1 dari 1.271

Paman Birin juga terus mengharapkan sinergitas TPID Provinsi Kalsel, agar dapat terus bisa mengendalikan inflasi di Kalsel.

Terlebih di momen hari besar, seperti bulan suci ramadan, hari raya idul fitri, dan perayaan hari besar lainnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Amanlison Sembiring, mengatakan berkat peran TPID binaan Gubernur Kalsel, inflasi I di Kalsel mampu dijaga di rentang kisaran target nasional dengan baik di tengah berbagai risiko, seperti gangguan pasokan maupun tekanan permintaan.

Disebutkan Amanlison, pada Januari 2020, inflasi di Kalsel sebesar 3,07 persen.

“Stabilisasi inflasi di Kalsel tidak lepas dari peran TPID dalam melaksanakan berbagai program pengendalian inflasi daerah,” sebutnya.

Ditambahkan Amanlison, tugas TPID di Kalsel, ke depan semakin menantang.

Dengan mempertimbangkan trend data dan proyekai ke depan, komponen yang diatur pemerintah dan kelompok bahan makanan masih memerlukan perhatian besar.

Ini agar tidak memberkan tekanan inflasi yang signifikan.

“Dalam menghadapi momentum hari besar, TPID perlu segera memetakan dan menerapkan strategi preventif yang secara garis besar ditujukan untuk memastikan keterkecukupan pasokan dan kelancatan distribusi, sehingga berdampak pada kestabilan harga,” tambahnya.

Hadir dalam Rakor TPID Prov Kalsel, Bupati/Walikota se Kalsel, Asisten II Bidang Perekonomian Setdaprov Kalsel, Karo Perekonomian Kalsel dan Kepala SKPD Provinsi Kalsel. (adv/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya