KPU Kalteng Simpan Dana Pilkada di BTN Tuai Kontraversi

Palangka Raya, KP – Diduga kepincut ‘benefit” (keuntungan-red) menggiurkan, berupa bantuan 3 unit mobil operasional dari Bank Tabungan Negara (BTN), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng simpan dana Pilkada di bank tersebut.

Langkah KPU menempatkan dana Pilkada yang bersumber dari APBD Kalteng dengan besarannya hampir setengah trilyun itu menuai pro dan kontra di kalangan politisi Kalteng.

Seperti Politisi kawakan PDI-Perjuangan dan Ketua Komisi I DPRD Kalteng Fredy Y Ering mempertanyakan hal itu, dan dalam waktu dekat memanggil KPU menjelaskan kenapa hal itu dilakukan.

Bahkan Ketua DPRD Kalteng Wiyatno, Kamis (27/2) menyatakan keheranannya. Pasalnya dana bersumber dari APBD Kalteng logisnya untuk mendukung perkembangan Bank Kalteng, guna meningkatka Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berita Lainnya
1 dari 593
Loading...

Kepala Cabang BTN Fikri menyatakan, pihaknya memang menyerahkan 3 unit mobil membantu operasional KPU pasca menempatkan dana Pilkada dengan pihaknya.

Sedangkan Ketua KPU Harmain mengaku telah memenuhi prosedur dalam menempatkan dana Pilkada, sehingga siap dipanggil DPRD Kalteng maupun pihak lainnya dalam terkait motivasi penempatan dana dimaksud.

Politisi Nasdem dan juga Wakil Ketua DPRD Kalteng Faridawaty secara terpisah juga mengungkapkan penempatan dana KPU yang besumber dari daerah sendiri, meski memenuhi prosedur sangat bertentangan dengan keinginan Gubernur Kalteng membesarkan Bank Kalteng.

Pihaknya juga mempertanyakan bantuan 3 mobil dari BTN tersebut, apakah dihibah untuk jadi aset daerah atau tidak, dan bagaimana prosedurnya. (drt/K-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya