Polresta Dalami Kemungkinan Sindikat Curanmor

Banjarmasin, KP – Giat Operasi Jaran Intan 2020, Satuan Reskrim dan polsek jajaran Polresta Banjarmasin berhasil mengamankan 20 tersangka pencurian kenderaan bermotor (Curanmor).

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan SIK MM didampangi Kasat Reskrim Kompol Ade Papa Rihi, saat menggelar Konferensi Pers Hasil Operasi Jaran Intan 2020, Kamis (20/02/2020) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA.

Dikatakannya, giat selama 12 hari itu berhasil mengungkap 17 kasus curanmor.

“Dalam operasi ini petugas berhasil berhasil meringkus 20 pelaku yang terdiri dari para pelaku curanmor dan penadahnya,” jelas Rachmat dihadapan awak media.

Selain mengamankan 20 pelaku, petugas juga menyita 15 unit sepeda motor dan 3 mobil.

“Dari semua pelaku yang diamankan, 9 tersangka merupakan TO (target operasi), 2 diantaranya adalah residivis. Kemudian 11 non TO, serta 3 pelaku lainnya ditangkap di luar wilayah Polresta Banjarmasin,” bebernya.

Rachmat mengatakan, tidak menutup kemungkinan dari para tersangka yang diamankan, ada bagian sindikat yang terorganisir dalam kasus curanmor.

Berita Lainnya
1 dari 868
Loading...

“Saat ini kita masih terus mendalami kemungkinan adanya sindikat curanmor yang cukup meresahkan,” tambahnya.

Ia menegaskan, para tersangka dikenakan pasal 365 KUHP pentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungan paling lama 7 tahun penjara.

Operasi Jaran Intan 2020 tersebut berdasarkan 17 laporan polisi (LP) yang masuk. Namun dari 17 LP, Polresta Banjarmasin mengungkap sebanyak 6 LP. Yakni, Polsek Banjarmasin Timur 3 LP, Polsek Banjarmasin Barat 3 LP, Polsek Banjarmasin Selatan 2 LP, Polsek Banjarmasin Utara 2 LP dan Polsek Banjarmasin Tengah 2 LP.

“Modus operandinya, para pelaku kebanyakan membobol kontak sepeda motor, menggunakan kunci T dan dengan cara meminjam serta memanfaatkan kunci kontak yang tertinggal,” jelas Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan.

Orang nomor satu di lingkungan Mapolresta Banjarmasin ini mengimbau, masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam memarkir sepeda motor agar tidak menjadi korban pencurian.

“Ketika memarkir kendaraan jangan meninggalkan sepeda motor dengan kunci yang masih menempel, bila perlu pakai kunci tambahan,” ujarnya.

Selain menggelar ungkap kasus hasil Jaran Intan 2020, Kapolresta Banjarmasin dan Kasat Reskrim langsung menyerahkan dua unit sepeda motor kepada pemiliknya.

Salah satunya Sakbani, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak kepolisin karena berhasil menemukan sepeda motor Honda Jenis Vario.(yul/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya