Bupati Ansharuddin Minta Panwaslu Bersikap Netral dan Jujur

Paringin,  KP – Bupati Balangan H Ansharuddin menekankan pentingnya netralitas dan kejujuran dalam melaksanakan pengawasan. Seorang petugas atau anggota Panwaslu menurutnya tidak boleh memihak salah satu kandidat calon.

“Panwaslu, baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan atau Desa/Kelurahan merupakan seorang wasit. Tugasnya mengawasi tahapan pemilu atau pilkada jangan sampai terjadi pelanggaran. Banyak pilkada di daerah kacau karena panwasnya tidak tegas. Jangan sampai hal ini terjadi di Balangan,” kata Bupati Balangan H Ansharuddin saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah 157 orang Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kelurahan/ Desa Se Kabupaten Balangan, Sabtu (14/03) kemarin.

Pelantikannya sendiri digelar di Mahligai Mayang Maurai komp Garuda Maharam, perumahan dinas pejabat Pemkab setempat dengan dihadiri selain Bupati H Ansharuddin juga hadir Ketua DPRD Balangan Ahsani Fauza, komisioner Bawaslu Balangan, komisioner KPU Balangan, forkopimda dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya juga Bupati H Ansharuddin berharap agar anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di semua tingkatan harus bersikap adil dan tidak diskriminatif jika menyelesaikan sengketa yang terjadi dalam penyelenggaraan pesta demokrasi.

PELANTIKAN – 157 anggota Panwaslu Desa dan Kelurahan. (KP/Ist)

“Tugas Panwaslu adalah mengawal tahapan Pemilu sesuai perundangan yang berlaku dan bertindak secara adil, netral dan tidak berlaku diskriminatif. Sebab, posisi panwaslu adalah sebagai wasit,” tegasnya.

Berita Lainnya

Pemkab Balangan Berikan Bantuan Petani

1 dari 1.225
Loading...

Dikesempatan itu pula, orang nomor satu di Balangan mengucapkan “Saya ucapkan selamat buat anggota Panwaslu Kelurahan/Desa yang baru saja dilantik, harapan kami ke depan adalah Panwas dapat bekerja dengan maksimal sesuai dengan tugas yang diemban,” ucapnya.

Bupati H Ansharuddin juga mengharapkan, agar supaya anggota Panwaslu dapat bekerja dengan profesional dan memahami aturan aturan dan pelaksanaan dalam pengawasan pemilihan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota mendatang.

Sementara, Ketua Bawaslu Balangan Rosmelyanoor menyampaikan dari 157 peserta panitia pengawas pemilu Kelurahan desa yang dilantik ini, nantinya akan bertugas mengawasi proses pemilihan gubernur dan wakil Gubernur Kalsel dan Bupati dan Wakil Bupati Balangan.

“Alhamdulillah pada hari ini bertambah lagi sumber daya manusia pengawas kita di tingkat Kelurahan dan desa dengan dilantiknya  sebanyak 157 peserta,”ujarnya.

Rosmelyanoor, juga mengharapkan dengan terbentuknya pengawas di tingkat desa dan kelurahan tugas-tugas pengawasan dapat lebih maksimal lagi, dan mampu menjalankan tugas dan kewajibannya dengan sebaik mungkin.

komisioner Bawaslu ini juga mengatakan, mereka yang terpilih sebagai anggota panwaslu kelurahan/desa sudah dijaring melalui seleksi yang cukup ketat. Mulai dari seleksi administras hingga tes wawancara. Sehingga mereka yang terpilih tersebut dinilai punya kredibilitas yang cukup baik dan bisa mengemban tugas dengan maksimal. 

“Proses rekrutmen panwaslu ini kita lakukan cukup ketat. Dalam tahap seleksi administrasi banyak pendaftar yang kita coret karena tidak memenuhi persyaratan,” imbuhnya.

Diketahui, dari 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Balangan sebelumnya ada 403 peserta yang mengikuti seleksi Panwaslu Desa dan Kelurahan hingga  yang terpilihlah dan dilantik sebanyak 157 orang dengan 154 desa dan 3 Kelurahan. (jun/K-6) 

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya