Dispora gelar Raker Keolahragaan

356

Dispora Kalsel menggelar Raker Keolahragaan untuk optimalisasi pembinaan dan pelatihan keolahragaan.

BANJARMASIN, KP – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Rapat Kerja Keolahragaan, yang diikuti para pengurus cabang olahraga se Kalsel, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Selasa (17/3/2020).

Kadispora Kalsel H Hermansyah yang membuka kegiatan rapat, didampingi Kabid Pembudayaan Olahraga HM Nasir, Kabid Pembinaan Olahraga Prestasi Fitri Hernadi dan Kabid Pemberdayaan Pemuda, Yuyu Rahmat, mengharapkan Raker Keolahragaan untuk mengoptimalkan pembinaan dan pelatihan keolahragaan, bisa menghasilkan keputusan yang bermanfaat untuk memajukan olahraga Kalsel.

Apalagi, kata Kadispora yang telah menerima penghargan dari Gubernur Paman Birin, sebagai Dinas yang paling banyak dipublikasikan media cetak dan online, saat ini Kalsel sedang mempresiapkan atlet-atletnya yang akan berlaga di PON XX tahun 2020 di Papua bulan Oktober mendatang.

‘’Namun saat ini kondisi dunia sedang dilanda wabah virus Korona atau Covid-19, maka beberapa cabang yang harusnya melakukan ujicoba ke luar negeri terpaksa harus menundanya. Bahkan ujicoba dalam negeri juga ditunda menunggu situasi benar-benar kondusif, ‘’ kata Hermansyah.

Dia mengharapkan kondisi seperti saat ini jangan sampai melemahkan semangat atlet-atlet banua yang akan berlaga di Papua. ‘’Tetap semangat, tanamkan sikap patriotisme Pahlawan Pangeran antasari dengan semangat Waja Sampai Kaputing (Wasaka), selalu Bergerak untuk menjadi atlet terbaik di tanah air,’’pungkasnya.

Pelatih silat IPSI (Ikatan Pencak Silat) Indonesia) Kalsel yang juga pelatih silat PPLP Kalsel, H Muhrani mengusulkan agar Pusat Pendidikan Latihan Mahasiswa (PPLM) kembali digaungkan, untuk diaktifkan lagi sebagai lanjutan perkembangan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Berita Lainnya

Allstar Kalsel bagikan masker

Loading...

“PPLP yang ada di daerah, dihuni oleh atlet sekolah dasar dan SMP, namun setelah itu tidak ada kelanjutannya,” kata Muhrani yang dikenal sebagai pelatih silat bertangan dingin.

Padahal diketahui, PPLM sangat membantu melahirkan atlet di Kalimantan Selatan.Namun sejak 2014 hal itu dihilangkan dengan alasan keterbatasan dana.

“Makanya saya mengusulkan agar PPLM kembali diadakan. Sebab, Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) sudah beberapa kali digelar dan PPLM ini wadah pembentukan untuk ajang itu,” sebut dia.

Muhrani pun berharap ke depannya keberadaan PPLM dikembalikan seperti sediakala untuk bisa mewujudkan Kalimantan Selatan mampu melahirkan atlet berprestasi.

Usul tersebut ternyata mendapat dukungan dari Ketua Bidang Sport Science KONI Kalsel, DR Tri Irianto. Menurut DR. Tri Irianto,MKes, yang juga dosen ULM, sebelumnya salah satu persyaratan PPLM adalah ada atlet PPLP terlebih dulu. Atlet PPLP yang pendidikannya lanjutannya sudah tuntas, kemudian masuk perguruan tinggi, jika prestasinya tetap menonjol bisa masuk dalam PPLM, diperguruan tinggi prestasi harus tetap jalan, karena ada even Pomnas (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional), papar Tri Irianto.

Ketua Harian Forki (Federasi Olahraga Karate do Indonesia), HM Hamzah Noor Tadjerie, menyambut gembira program Rapat Kerja Keolahragaan yang diadakan Dispora Kalsel.

‘’Ini bisa jadi langkah strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga banua, yang mempersiapkan atlet untuk PON XX di Papua. Namun disayangkan pelaksanaannya terlalu singkat, hanya satu hari, harusnya beberapa hari agar benar-benar mendapatkan hasil maksimal,’’ kata HM Hamzah menyarankan. (rel/nfr/k-9)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya