Komisi III Rapat Kerja dengan DPUPR

Pastikan Kelanjutan Pembangunan RS Sultan Suriansyah

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota Banjarmasin baru saja mengoperasikan RSUD Sultan Suriansyah. Namun fasilitas untuk memberikan kesehatan diresmikan pengoperasiannya oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina bertepatan pada puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-493 tanggal 24 September 2019 itu belum sepenuhnya rampung.

Demi mengoptimalkan sarana serta prasarana penunjang dalam upaya memberikan pelayanan kepada pasiennya, Pemko Banjarmasin dalam tahun 2020 kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp25 miliar.

Kelanjutan pembangunan untuk pemenuhan sarana serta prasarana Rumah Sakit Sultan Suriansyah yang dibangun di era Walikota Banjarmasin dijabat H Muhidin itu dilaksanakan sepenuhnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataraan Ruang (DPUPR) Kota Banjarmasin.

“Anggaran dialokasikan untuk menyelesaikan pekerjaan fisik seperti diantaranya fasilitas parkir, ruang operasi, penyempurnaan dua lantai gedung, ruang rawat inap, mushalla, pelebaran jalan, penataan tiang listrik, penyediaan lift, pemasangan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),’’ kata Kepala DPUR Kota Banjarmasin, Arifin Noor.

Hal itu dikemukakan Arifin Noor usai rapat kerja dengan Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Selasa (3/3/20), seraya menyatakan optimisnya, seluruh pekerjaan untuk merampungkan penyelesaian Rumah Sakit Sultan Suriansyah dilaksanakan sesuai target.

Dilengkapi Dermaga

Berita Lainnya

Akademisi ULM Kritik Reduksi Mapel Sejarah di SMA

Dewan Ajak Masyarakat Manfaatkan Hutan

1 dari 1.760
Loading...

Menurut Arifin Noor, selain penyelesaian sejumlah bangunan fisik dan penunjang, RS Sultan Suriansyah yang berlokasi tidak jauh dari di tepian Sungai Martapura itu juga akan dilengkapi dengan pembangunan dermaga.

Terkait pelaksanaan proyek pembangunan dermaga, ia mengemukakan, pekerjaan juga direalisasikan tahun 2020 ini oleh Dinas Perhubungan Banjarmasin. “Proyek lain yang juga dilaksanakan pada tahun ini pelebaran jalan di sekitar RS Sultan Surianyah, mengingat ruas jalan yang ada sekarang dinilai masih terlalu sempit,’’ ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya pembangunan dermaga, diharapkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Sultan Suriansyah, bukan hanya melalui jalan darat tapi juga melalui transportasi sungai.

Sebelumnya beberapa waktu lalu terkait pembangunan dermaga itu juga dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Ia menjelaskan, untuk menunjang keberdaaan dermaga pihaknya akan menyediakan ambulance sungai.

Menyikapi kelanjutan pembangunan RS Sultan Suriansyah, Komisi III DPRD meminta DPUPR bekerja lebih cepat, agar pelaksanaan proyek tersebut dalam tahun 2020 ini dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai target.

“Makanya kami mengundang rapat pihak DPUPR hari ini untuk meminta penjelasan dan kepastian sampai sejauhmana sudah persiapan terkait pelaksanaan proyek tersebut,’’ ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Isnaeni.

Menurutnya, RS Sultan Suriansyah yang berlokasi di Jalan RK Ilir Banjarmasin ini punya peranan penting dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Karenanya untuk menuju pelayanan yang baik tentunya dibutuhkan sarana serta fasilitas pendukung yang memadai,’’ demikian kata Isnaeni. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya