Puskemas Diminta Buka Layanan 24 Jam

182

Banjarmasin, KP – Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, SE meminta   seluruh Puskesmas di kota Banjarmasin untuk membuka layanan selama 24 jam untuk mencegah dan mengantisipasi pandemi  Vurus Corona (Covid-19).

“Bahkan jika perlu seluruh kantor kecamatan membuka Posko  Siaga  Wabah Virus Corona  dengan berkoordinasi  Puskesmas  dan Gugus  Tugas Penanganan Corona  Kota Banjarmasin,“ kata anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Kepada sejumlah wartawan, Senin (30/3/2020) kemarin,  ia mengatakan adanya Posko Siaga wabah Virus Corona setidaknya diharapkan sebagai ruang informasi dalam upaya pencegahan  bagi warga yang pernah melakukan riwayat perjalanan zona merah terjangkit  Covid-19, agar melaporkln diri  ke Posko tersebut.

Di Posko kata Bambang Yanto, warga  baru datang perjalana ke luar daerah diinterview   oleh petugas  baik ditanya terkait biodata, maupun riwayat  perjalanan dan  kemungkinan adanya  gangguan kesehatan.

Menurutnya, memaksimalkan Puskemas  dalam menghadapi kondisi tanggap darurut mengantisipasi mewabahnya   Virus Corona saat ini sangat penting untuk memundahkan masyarakat jika  ingin memeriksakan kondisi kesehatan  mereka.

“ Bagaimana tehnis nanti apakah petugas kesehatan di Puskesmas nanti dibagi  dalam tiga shift  terserah Dinas Kesehatan yang nanti mengaturnya,“ ujar Bambang Yanto.

Lebih jauh ia juga meminta, terkait untuk mempercapat penanangan wabah Virus Corona Puskesmas tersedia obat-obatan  serata prasarana lainnya  dibutuhkan yang memadai , termasuk Alat Pelindung Diri (APD).

Berita Lainnya

Ketua Dewan Bantu APD Korem 101/Antasari

Bank Kalsel Berbagi Sembako Pada Jurnalis Join

“Dengan dibukanya  layanan Puskesmas selama 24 jam peunhi ini diharapkan  jika warga yang terindakasi terjangkit Virus Corona bisa langsung ditangani  untuk selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit,“ tandas anggota dewan yang duduk di komisi II ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia, SH juga meminta agara seluruh Puskemas di Banjarmasin  secara rutin dan proaktif melakukan pemantauan terhadap kesehatan masyarakat . Menurutnya, hal ini dibutuhkan, guna mengantisipasi  sejak dini berbagai jenis wabah penyakit.

“Seperti musim hujan saat ini dari kemungkinan berjangkitnya penyakit demam berdarah atau DBD dan berbagai jenis penyakit lainnya. Termasuk dalam  mengantisipasi  serangan virus  corona yang sekarang lagi heboh,   “ kata  Hilyah Aulia.

Ia menandaskan,  mengantisipasi dan menjegah sesuatu penyakit  lebih utama daripada  memberikan layanan medis.  Minimal ujarnya, agar warga yang terkena penyakit dengan cepat diobati.

Dikemukakan, bahwa layanan kesehatan oleh puskesmas  tersebut sekaligus dalam kerangka mendukung upaya  pemerintah melalui   Program Indonesia Sehat yang selanjutnya  terkait Pedoman Indonesia Sehat Melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK ) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor :  39 tahun 2016.

Hilyah juga mengatakan,  untuk memberikan layanan  tingkat dasar kesehatan kepada masyarakat tentunya  peran Puskemas melalui tenaga medis yang dimiliki sangat penting untuk diperkuat dengan terjun langsung  ke masyarakat.

Terlebih khusus lanujut Wakil Ketua Komisi yang membidangi masalah kesehatan, pendidikan, dan kesra ini  dalam upaya menekan  angka kematian ibu dan bayi di Banjarmasin yang masih tergolong relatif tinggi selain masalah kekurangan gizi pada  anak dan balita.

“Tidak terkecuali dalam mewaspadai dan mengantisipasi  berbagai jenis Penyakit Tidak Menular (PTM) yang saat ini  frekwensi banyak diderita masyarakat, baik melalui peningkatan pelayanan kesehatan melalui puskesmas maupun posyandu,“ katanya Wakil Ketua Komisi adri F-PKB ini. (nid/KPO-1)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya