Uji Coba UNBK Diknas Temukan Jaringan Lelet

Banjarmasin, KP – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMP dijadwalkan pada pada 20 – 24 April mendatang. Di Banjarmasin sendiri, persiapan juga telah dilaksanakan
Dinas Pendidikan (Disdik).

Berbagai persiapan sudah dilakukan, salah satunya dengan metode uji coba, seperti pengecekan komputer, kelistrikan, hingga jaringan internet.

“Sudah ujicob dimulai, sudah dua kali. Kalau boleh dibilang sudah 90 persen kesiapannya,” ucap Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agustus Daryanto, Kamis (12/3/2020). ji

Totok mengklaim, dari hasil uji coba tersebut tak ditemukan kendala berarti. Terkecuali untuk jaringan internet. Meski tak ada kegagalan koneksi, namuan masih ada ditemukan jaringan yang lemot.

“Karena dalam uji coba itu tak ada laporan ada kegagalan koneksi. Cuma lelet masih ada. Loading tertunda sampai 10 menit,” beber Totok.

Kendati demikian, ia tak terlalu mempermasalahkan hal ini. Menurutnya di waktu yang tersisa ini pihaknya akan mencoba untuk mengatasinya, dan meyakinkan di pelaksanaannya nanti semuanya berjalan lancar.

“Tapi kan masih bisa dipenuhi, karena masih dalam proses uji coba,” imbuhnya.

Berita Lainnya
1 dari 1.030

Lebih lanjut Totok mengatakan, bahwa untuk UNBK 2020 ini semua sekolah SMP sudah bisa melaksanakan secara mandiri. Ia memastikan tak ada lagi istilah sekolah numpang.

Pihaknya berupaya agar UNBK 2020 ini bisa dilakukan 100 persen. Walaupun masih ada beberapa sekolah yang harus pinjam komputer di tempat lain.

“Tahun ini semua SMP sudah mandiri, artinya UNBK dikerjakan si sekolah masing-masing, nggak ada lagi yang nebeng. Walaupun peralatannya harus minjam,” ucapnya.

Namun yang perlu dicacat, pelaksanaan UNBK 100 persen ini hanya untuk SMP negeri. Sedang untuk swasta masih ada beberapa yang numpang.

“tapi yang swasta masih. Untuk swasta masih ada beberapa sekolah yang ikut si sekolah SMA,” katanya.

Adapuan Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Banjarmasin Sahnan menimpali, bahwa di Banjarmasin ada 35 SMP negeri, dan semuanya dipastikan melakukan UNBK mandiri.

Termasuk lima sekolah yang pada 2019 masih numpang, yakni yakni SMPN 11, 12, 31, 23, dan 13.

Sahnan melanjutkan, jumlah peserta UNBK 2020 ini untuk SMP Negeri yang ada di 35 sekolah sebanyak 6.001 orang. SMP Swasta sekitar 1.000 peserta, dan Madrasah Tsanawiyah negeri dan swasta sekitar 2.000 peserta.(sa/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya