Dekat Pemukiman, Balai Diklat Batal Jadi Rumah Karantina ODP Ringan

Banjarmasin – Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina langsung meninjau lokasi Balai Diklat BKD Kota Banjaramasin tepatnya di Komplek Kayutangi II, Banjarmasin Utara yang rencananya bakal dijadikan sebagai tempat karantina orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Kota Banjarmasin.

Peninjauan lokasi yang direncanakan sebagai rumah karantina itu sekaligus upaya dari Pemerintah Kota Banjarmasin menemui dan bersilaturahmi dengan warga setempat yang sebelumnya menolak rencana tersebut dan sempat memblokade Balai Diklat tadi malam.

Dalam pertemuan bersama warga dan sejumlah Ketua RT di kawasan Kayutangi II tersebut, H Ibnu Sina didampingi oleh Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo, Kepala Dinas Kesehatan, Machli Riyadi, Camat Banjarmasin Utara, Apiludin Nor, dan seluruh aparat hukum setingkat kecamatan dan kelurahan seperti kapolsek dan Danramil serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Dihadapan warga kawasan Kayutangi II, H Ibnu Sina menjelaskan tentu dalam penanganan wabah penyakit seperti yang terjadi pada kali ini pihak Pemerintah Kota Banjarmasin akan mempersiapkan segalanya termasuk menyiapkan RSUD Sultan Suriansyah agar dapat menampung pasien Covid-19.

Berita Lainnya
1 dari 2.023
Loading...

“Sesuai dengan arahan dari pak Gubernur dan kemaren vidcon bersama Mendagri bahwa apapun status rumah sakit di daerah, dengan kondisi hari ini harus siap untuk menampung jika terjadi lonjakan kasus penyebaran virus ini,” ujarnya.

H Ibnu Sina juga berpesan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian terhadap penyebaran virus Corona tersebut, “ulun melihat kiriman foto tadi malam (foto blokade warga di lokasi rencana rumah karantina), warga sudah memakai masker semua, Alhamdulillah ini merupakan upaya untuk mencegah terjadinya penularan,” bebernya.

Menurut H Ibnu Sina setelah digelarnya pertemuan bersama warga akhirnya rencana rumah karantina tetap dilaksanakan namun objek tempatnya berpindah dengan alasan usulan tempat sebelumnya sangat dekat dengan permukiman yang berpotensi menimbulkan kecemasan bagi warga setempat.

“Karena warga disini keberatan ya kita tunda dulu rencana ini, tapi sambil mencari tempat lain untuk dibuat rumah karantina, mudah-mudahan setelah ini warga Kayutangi II tidak ada merasa terganggu dan sebagainya, mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” pungkasnya. (vin/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya