Kalsel Dorong Empat Daerah Terapkan PSBB

Banjarmasin, KP – Pemprov Kalsel mendorong empat daerah untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), agar bisa efektif dalam mengatasi penyebaran Covid-19 di wilayah Kalsel.


“Saat ini, Banjarmasin sudah menerapkan PSBB untuk menekan penyebaran Covid-19, mengingat kasusnya cukup tinggi,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kalsel, H Abdul Haris Makkie kepada wartawan, usai penyerahan bantuan APD dari Partai Golkar, Jumat (24/4/2020), di Banjarmasin.


Empat daerah yang diproses untuk penerapan PSBB ini adalah Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Banjar dan Tanah Bumbu.


“Karena berdekatan dengan Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Tanah Bumbu menunjukan peningkatan kasus yang signifikan,” tambah Sekdaprov Kalsel.


Jika proses PSBB disetujui, maka hasilnya akan lebih maksimal untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kalsel.

Berita Lainnya
1 dari 1.026


“Ada syarat yang harus dipenuhi kabupaten/kota untuk menerapkan PSBB, bukan hanya peningkatan kasus yang signifikan, namun juga kesiapan anggaran untuk mengatasi dampak sosialnya,” ujar Haris Makkie.


Untuk dampak sosialnya, Pemprov Kalsel hanya mendukung anggaran sebesar 30 persen, yang diperuntukan bagi karantina dan warga yang terdampak Covid-19, sedangkan sisanya tetap ditanggung kabupaten/kota.


“Ini yang sedang disinkronkan, agar datanya valid by name by address, termasuk data dinamis yang merupakan orang miskin baru karena terdampak Covid-19,” jelasnya.


Karena bantuan sosial atau sembako yang diberikan ini tidak boleh tumpang tindih, sehingga dampak sosial penerapan PSBB benar-benar tepat sasaran untuk membantu meringankan beban masyarakat.


“Ini yang menjadi perhatian serius, agar bantuan bisa tepat sasaran,” tambah Haris Makkie. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya