Pemkab Bartim Serius Tangani COVID-19

Tamiang Layang , KP – Bupati Barito Timur sekaligus ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 Bupati Bartim Ampera AY Mebas menegaskan dirinya bersama jajarannya di Pemkab Bartim sangat serius menangani dan menanggulangi COVID-19.

“Upaya pencegahan telah kita laksanakan dengan penyemprotan desinfektan. Upaya penanganan juga telah dilaksanakan dengan melakukan tes cepat atau rapid test hingga merujuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif COVID-19 ke RSUD Doris Sylvanus di Palangka Raya,” kata Ampera AY Mebas melalui telepon genggam di Tamiang Layang, Selasa,( 22/4 )

Menurutnya, upaya pencegahan sudah dilaksanakan dengan penyemprotan dan pembuatan posko pemantauan di wilayah perbatasan dan sudah berlangsung hingga saat ini.

Untuk penanganannya, lanjut Ampera, RSUD Tamiang Layang sudah menyediakan ruangan isolasi. Untuk di desa-desa, Dana Desa tahap pertama sebagian sudah dialihkan untuk penanganan Covid-19. Selain itu, sedang dilakukan proses perubahan APBDes untuk bantuan dampak sosial.

Pemkab Bartim melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang melakukan rasionalisasi pada struktur APBD tahun anggaran 2020, karena penyaluran dari pemerintah pusat berkurang sebagaimana dalam surat dari Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri.

Berita Lainnya
1 dari 81
Loading...

Dana yang dilakukan rasionalisasi akan direalokasikan dan dipusatkan untuk penanganan COVID-19 di wilayah Kabupaten Bartim.

“Peralatan kesehatan sudah tersedia, baik dari hasil pembelian maupun bantuan Pemerintah Pusat dan Pemprov Kalteng, serta bantuan berbagai pihak,” kata Ampera lagi.

Menurut Ampera, semua yang dilaksanakan tersebut meruakan bukti keseriusan Pamkab Bartim dalam menangani dan menanggulangi pandemi COVID-19..

DPRD Bartim merupakan minta kerja Pemkab Bartim, yakni di bidang pengawasan. Pengawasan dimaksud yakni melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kebijakan dan pelaksanaan anggaran yang berbasis kinerja.

“Untuk lebih jelasnya, DPRD Bartim bisa memanggil perangkat daerah sesuai mitra kerjanya sehingga mendapatkan informasi yang diinginkan. Karena situasi pandemi COVID-19, maka rapat bersama bisa dilaksanakan dengan konferensi video,” demikian Ampera. (vna/k-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya