Rapid Tes dalam Jumlah Besar di Kalsel

Kini masih menunggu laporan tes dari kabupaten/kota lainnya dan juga RS rujukan, yaitu RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Idaman, RSUD Hasan Basr, dan RSUD Ansari Saleh.

BANJARBARU, KP – Rapid tes atau tes cepat untuk mengetahui Covid-19 di Kalsel sudah dilaksanakan.

Hingga Jumat (3/4) sore pukul 16.00 WITA, Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel, sudah menerima laporan dari beberapa kabupaten/kota yang melaksanakan rapid tes besar-besaran.

Rapid tes yang berjumlah 1.100 sudah dibagikan kepada seluruh kabupaten/kota serta lima rumah sakit rujukan penanganan covid-19.

Tes dilakukan terhadap orang dalam pemantauan yang mempunyai gejala klinis sedang hingga berat dan petugas kesehatan yang merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta pasien terkonfirmasi positif.

Selain itu tes juga dilakukan terhadap kontak erat pasien positif.

“Laporan sementara yang kami terima sudah dilakukan tes sebanyak 134. Hasilnya 1 reaktif atau positif dan 133 negatif, prosentasi reaktif atau positif 0,75 persen,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel, HM Muslim.

Dikatakan Muslim, laporan yang diterima pihaknya baru empat kabupaten yakni Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara dan Tanah Laut.

“Kami masih menunggu laporan tes dari kabupaten/kota lainnya dan juga RS rujukan, yaitu RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Idaman, RSUD Hasan Basri, dan RSUD Ansari Saleh,” tutur Muslim.

Selain melakukan tes besar-besaran, Pemprov Kalsel, juga mulai menyiapkan lahan untuk pemakaman PDP atau terkonfirmasi positif.

Hal tersebut diperlukan jika sewaktu-waktu terjadi penolakan dari masyarakat sekitar lokasi pemakaman umum untuk memakamkan pasien.

Berkaca dari beberapa daerah yang terjadi penolakan oleh masyarakat, maka Pemprov Kalsel, mencoba mengantisifasi hal demikian.

Berita Lainnya
1 dari 1.030

“Memang di daerah lain sudah terjadi penolakan masyarakat daerah tertentu dijadikan pemakaman PDP atau terkonfirmasi positif.

Karena itu Pemprov Kalsel sudah menyiapkan lahan jika dibutuhkan untuk pemakaman khusus, baik PDP atau terkonfirmasi positif.

Rapid tes membantu pemetaan dan hanya unntuk memudahkan menentukan langkah berikutnya,” tuturnya.

Muslim juga menyampaikan, lima pesan penting gugut tugas.

Yang pertama sering cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer.

Yang kedua bekerja, belajar, dan beribadah di rumah.

Kemudian yang ke tiga jaga jarak dan hindari kerumunan.

Berikutnya tidak berjabat tangan. Dan terakhir menggunakan masker bila sakit atau saat berada di tempat umum.

“Kita dapat melawan corona bila mematuhi untuk memutus rantia penularan.

Ikuti anjuran pemerintah

Insyallah pengendalian pandemik lebih cepat lagi.

Tolong bantu kami semua. Dengan berdiam diri di rumah anda adalah pejuang dalam upaya mencegah covid-19,” imbau Muslim. (mns/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya