Tunas Inti Abadi dan Baruna Dirga Dharma, Grup Usaha ABM Investama, Distribusikan Sembako untuk Masyarakat Terdampak COVID-19

Banjarbaru, KP – Merebaknya pandemi virus Corona yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, menggugah PT Tunas Inti Abadi (TIA) dan PT Baruna Dirga Dharma (BDD), dua entitas grup usaha perusahaan energi terintegrasi PT ABM Investama Tbk (ABM) di wilayah operasi Kalimantan Selatan, untuk memberikan bantuan.

Sebanyak 750 paket sembako diberikan pihak perusahaan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah Lingkar Luar Tambang, yaitu di Pantai Bunati, Kabupaten Tanah Bumbu, dimana perusahaan beroperasi, serta di Banjarbaru dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kegiatan sosial ini merupakan inisiasi dari Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) dan Forum Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Kalimantan Selatan.

Bantuan paket sembako diserahkan langsung oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) TIA Hari Sutikno kepada Kepala Bidang Mineral dan Batubara Dinas ESDM Pemprov Kalimantan Selatan, A. Gunawan Harjito, Selasa (21/4/2020) lalu.

Berita Lainnya
1 dari 423

Beberapa waktu sebelumnya, perusahaan juga telah menyalurkan bantuan wastafel portable di sejumlah titik fasilitas umum dan fasilitas sosial, serta kantor instansi pemerintahan di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Sebagai pelaku usaha, kami berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam menangani dampak pandemi covid-19 terhadap masyarakat. Semoga, paket sembako ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar wilayah operasional kami,” kata Hari Sutikno, Kepala Teknik Tambang TIA.

Bunati, merupakan salah satu perairan sentra pengangkutan dan pengiriman komoditi, terutama batubara. Baik untuk pasar domestik maupun internasional.

PT Baruna Dirga Dharma (BDD) sendiri merupakan bagian dari grup usaha PT Cipta Krida Bahari (CKB) yang menyediakan jasa layanan pengangkutan batu bara terintegrasi, dan memiliki keterkaitan bisnis dengan Grup ABM.

Grup ABM melalui anak-anak usahanya yang beroperasi di sebagian besar wilayah Indonesia juga gencar memberikan bantuan, seperti multivitamin, masker, hand sanitizer, bilik disinfektan yang menggunakan bahan pembunuh kuman yang aman untuk digunakan masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.

Selain itu, tak lama ini CKB juga menyalurkan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk petugas medis di sejumlah puskesmas di empat kota, diantaranya Samarinda, Banjarmasin, Surabaya dan Balikpapan.

Hingga saat ini, total bantuan untuk penanganan Covid-19 yang telah disalurkan oleh Grup ABM sekitar Rp2,2 Miliar lebih atau setara lebih dari 50.000 masker N95 unit 200 APD, 20 wastafel, dan 2 unit mobil pendukung operasional Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. (opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya