BPTH juga Pelihara Kambing di Persemaian Permanen

Banjarbaru, KP – Persemaian Permanen UPTD BPTH  di kawasan Pusat Perkantoran Pemprov Kalsel, selain kegiatan rutin perawatan bibit tanaman, juga ada pemeliharaan dan perawatan ternak kambing. Kandangnya sendiri terletak di sisi kanan persemaian.


Dalam perawatan kambing, dilakukan secara bergilir oleh petugas persemaian setiap bulannya.


Adalah Gunawan, petugas persemaian yang kebagian piket merawat kambing pada bulan ini. Kamis (21/5) pagi, ia tampak menyiapkan pakan kambing berupa hijauan daun.


Melimpahnya stok dedaunan di persemaian, menjadi berkah tersendiri. Setidaknya, Gunawan tak perlu jauh-jauh mencarinya.

Berita Lainnya

PKK Kalsel Bantu 25.000 Masker

1 dari 351
Loading...

“Pakan daun ini harus selalu tersedia sepanjang hari, dengan kebutuhan kira-kira 5-7 kg daun setiap hari per ekor,” ujarnya menjelaskan.


Untuk menambah laju pertumbuhan alias penggemukan, diberikan pula pakan tambahan berupa konsentrat. “Biasanya campuran dedak atau bekatul sebanyak 0,5 kg per ekor, diberikan 2 kali sehari,” terangnya.


Selain pakan, air minum yang bersih harus selalu tersedia. Terutama pada saat cuaca terik dan panas. Kebersihan air minum selalu diperhatikan dengan menggantinya setiap hari.


Kesabaran dan ketelatenan memang dibutuhkan dalam merawat kambing. Selain pakan dan minum ternak, kebersihan kandang selalu dilakukan dengan membersihkan tiap 2 minggu sekali. Bahkan ternak kambing turut pula dimandikan, setidaknya 2 kali dalam setahun.


Berkat ketelatenan itu pula, telah mendatangkan hasil. Pada akhir April lalu, seekor kambing jantan dilahirkan. Sekarang, total kambing menjadi sebelas ekor.


Menurut Paidil, Kasi Produksi dan Peredaran Benih, breeding kambing ini merupakan arahan Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, agar terjadi perputaran roda ekonomi di persemaian permanen.(adv/dishut/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya