Jasa Raharja Bantu APD RSU Ulin untuk Lawan Covid-19

275

Banjarmasin, KP – PT Jasa Raharja menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada RSUD Ulin Banjarmasin sebagai upaya percepatan penanganan COVID- 19 di Banjarmasin hingga berbagi sembako juragan klotok.

Bantuan tersebut diserahkan pada hari Rabu oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan M. Zulham Pane dan diterima oleh Wakil Direktur RSUD Ulin Banjarmasin HM Syah Jehan, di RSUD Ulin Banjarmasin.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan M. Zulham Pane kepada wartawan , berharap dengan bantuan tersebut diharapkan dapat menambah stok Alat Pelindung Diri (APD) di Rumah Sakit untuk digunakan oleh team tenaga medis dan dapat menambah semangat para Tenaga Medis yang bertugas.

Ia mengharapkan, upaya percepatan penanganan COVID-19 dapat berjalan dengan baik.

Disebutkan, sejalan dengan tema yang diusung yaitu dengan semangat kebangkitan Nasional bersama Jasa Raharja Melawan COVID-19.

Berita Lainnya

Kemarau Basah Harga Sayuran Kembali Naik

Bila Sepeda Dipajak Kembali 40 Tahun Lalu

Loading...

Adapun bantuan yang diserahkan Jasa Raharja, yakni sebanyak 8 set Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan 5 liter hand sanitizer.

Selain itu PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan juga memberikan bantuan sejumlah 125 paket sembako kepada masyarakat yang sangat terdampak ekonomi oleh pandemic COVID-19 di berbagai wilayah di Kalimantan Selatan salah satunya para pengemudi klotok Dermaga Siring Banjarmasin.

Bantuan tersebut merupakan kegiatan dari pengumpulan donasi dari pegawai Jasa Raharja di seluruh Indonesia dan dilakukan penyaluran bantuan tahap pertama serentak oleh Kantor Pusat dan Kantor Cabang di seluruh Indonesia.

Salah satu Juragan kelotok Menara Bekantan Said Zainal Arifin kepada wartawan mengungkapkan, ia dan kawan- kawan juragan kelotok sebanyak 28 orang merasa sangat terbantu saat ini jelang lebaran mendapatkan sembako gratis dari Jasa Raharja dan merasa diperhatikan kehidupan keluarganya.

“Terus terang aja dalam dua bulan ini ia dan teman-teman sudah kehilangan pekerjaan tetapnya biasanya ia dan teman-teman menjalankan klotok warga yang ingin menikmati Sungai Martapura diakhir pekan dengan pendapatan sekitar Rp600 ribuan saat hari Sabtu dan Minggu,” sebut juragan 3 anak ini. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya