Ansharuddin Himbau Masyarakat Jangan Bakar Hutan dan Lahan

Paringin, KP – Bupati Balangan H Ansharuddin mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat yang tersebar di 8 kecamatan se-kabupaten Balangan untuk dapat melakukan pencegahan agar terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tentunya bagi yang membuka lahan baru seperti ladang atau perkebunan, agar tidak melakukan dengan cara dibakar. Sehingga tidak memberikan dampak timbulnya kabut asap atau titik api.

“Dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan bersama Forkompimda dan semua pihak serta elemen masyarakat, terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar tak membakar hutan dan lahan di musim kemarau,” ujarnya kepada awak media usai apel siaga karhutla yang dilaksanakan, Selasa (23/06/2020) kemarin.

Sedangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan, jelas Ansharuddin sudah membentuk tim siaga bencana karhutla di Balangan.

“Kita tadi sudah melaksanakan apel siaga darurat Karhutla, yang melibatkan seluruh Forkompimda dan elemen masyarakat,” ucapnya.

Dia meminta camat, kepala desa, aparat Kepolisian, TNI dan BPBD Balangan untuk dapat berkoordinasi dan kerja sama yang baik, dan bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat, jika membuka lahan pertanian dan perkebunan agar tidak melakukan dengan cara dibakar.

Menurutnya, kasus karhutla di Kabupaten Balangan 2019 terjadi penurunan dibandingan tahun sebelumnya. Untuk itu, diharapkan pada tahun ini, Balangan zero titik api atau terjadi karhutla.

Berita Lainnya
1 dari 282
Loading...

Tentunya itu, dengan catatan bagi masyarakat yang membuka lahan pertanian maupun perkebunan tidak melakukan dengan cara membakar.

’’Kami ingatkan masyarakat atau pengusaha dilarang membakar hutan dan lahan untuk membuka lahan pertanian dan perkebunan. Banyak cara lain, selain di bakar. Lebih baik mencegah, jangan sampai terjadi karhutla di lingkungan masyarakat. Kami berharap seluruh komponen masyarakat baik aparat kepolisian, TNI, BPBD tetap berkoordinasi dalam melakukan pencegahan karhutla di Rohul,’’ ujarnya.

Mantan Wabup Balangan dua periode ini menegaskan, bagi masyarakat dan perusahaan yang membakar hutan dan lahan dikenakan sanksi hukum.

’’Bila terbukti membakar hutan dan lahan, pasti diambil tindakan hukum. Itu sudah jelas. Yang penting, seluruh masyarakat diimbau untuk mencegah terjadinya karhutla di Balangan. Pemerintah daerah melalui Kades, Lurah dan Camat akan memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar tidak melakukan membakar ketika akan membuka lahan pertanian maupun perkebunan,’’ imbuhnya.      

Dia menyebutkan, dalam pencegahan karhutla, Polri dan TNI serta pemerintah daerah memiliki komitmen yang tinggi. Bagaimana kabupaten yang berjuluk Bumi Sanggam tidak ada terjadi karhutla.

Sementara, Dandim 1001/Amt-Blg Letkol Inf Ali Ahmad Satriyad menginstruksikan kepada semua Babinsa mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang setiap tahun marak terjadi di wilayah ini. Kebakaran hutan dan lahan menyengsarakan masyarakat.

Semua aktivitas bisa lumpuh total. Terjadi gangguan kesehatan manusia akibat asap kebakaran hutan dan lahan.

“Saya minta kepada semua Babinsa melakukan penyuluhan dan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan yang bisa menimbulkan asap,” pungkasnya. (jun/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya