HST Berhasil Tekan Kasus Pnyebaran Covid-19

Barabai, KP – Dibawah kordinasi Bupati HST H A Chairansyah berhasil tekan kasus Pandemi virus corona, yang melanda seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan bahkan diseluruh Indonesia, Kabupaten Hulu Sungai Tengah sampai saat ini penyumbang terendah kasus Covid-19, Setidaknya sampai Selasa kemarin (23/6/2020), di Kabupaten yang berjulukan Bumi Murakata itu warganya yang positif Corona “hanya” 32 orang merupakan angka terendah dibandingkan daerah lainnya.

Bupati Hulu Sungai Tengah H.A.Chairansyah mengatakan, faktor utama keberhasilan Hulu Sungai Tengah umumnya dalam upaya menghambat penyebaran Covid-19 adalah sinergitas antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

Hingga Selasa (23/6/2020) kemarin, tercatat baru ada 32 pasien positif corona yang terkonfirmasi, dari jumlah tersebut 12 di antaranya sudah sembuh, dan menyisakan 19 pasien yang masih dirawat dan 1 orang meninggal.

Bupati HST H.A.Chairansyah selalu menyerukan kepada jajaran Tim Gugus Tugas untuk selalu mensosialisasikan protokol kesehatan dalam kegiatan  penanganan covid-19 baik instansi Pemerintah maupun di masyarakat

“Alhamdulillah penanganan COVID-19 di Kabupaten HST tergolong berhasil karena jumlah kumulatif yang positif sampai hari ini hanya 32 dan itu paling rendah di Kalimantan Selatan. 12 sudah sembuh, 19 dalam perawatan dan satu orang meninggal,” kata Bupati.

Berita Lainnya
1 dari 288
Loading...

Katanya lagi, sejumlah aturan dan imbauan pencegahan Covid-19 yang dikeluarkan pihaknya seperti memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan dan juga tidak berkerumunan, juga memberlakukan sistem take away atau membeli secara online.

Kepatuhan warga tak lepas dari sinergitas antara pemerintah bersama unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan para ulama. “Kita selalu kompak, saling bahu-membahu dalam mencegah Covid-19 di HST ini, termasuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi,” katanya.

Kemudian di Kabupaten HST juga disiagakan tim di tiap desa masing-masing. “Kami juga sudah membentuk Kampung Tangguh yang tugasnya mencegah masuknya Virus Corona di suatu wilayah hingga ke desa,” ujarnya.

“Strategi kami menekankan partisipasi publik partisipasi masyarakat. Ketika gugus tugas dibentuk tidak hanya kabupaten dan Kecamatan, tapi sampai kelurahan, desa, bahkan ada RT/RW banyak relawan,” tambahnya.

HA Chiransyah belum mau berbicara jauh tentang new normal. Menurutnya tantangan menyongsong new normal tetap satu, yaitu mengedukasi masyarakat.

Ini semua berkat kerjasama semua pihak untuk bergerak bersama dalam satu kesatuan melawan COVID-19. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat selalu tetap waspada dan terus berjuang menjaga diri dan masyarakat Hulu Sungai Tengah.

“Saya juga minta kepada masyarakat tetap laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin, pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Semoga Tuhan menjaga kita semua di Kabupaten Hulu Sungai Tengah agar terbebas dari COVID-19,” pungkasnya. (adv/ary/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya