Puskesmas di Kandangan Tak Buka Layanan Gara-gara Petugas Terpapar dan Jumlah Covid-19 Capai 12 Kasus

Kandangan, KP – Belakangan ini jumlah penderita Covid menunjukan angka kenaikan drastis sebanyak 12 kasus. Bahkan kini total jumlah kasus konfirmasi positif per Rabu (10/6/2020) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menjadi 25 orang.

Bahkan satu Puskesmas di HSS terpaksa tidak membuka pelayanan, selama proses tracing Covid-19. Sebab ada petugas yang terkonfirmasi dari 12 orang tersebut.

“Hari ini terjadi penambahan sebanyak 12 kasus konfirmasi Covid-19, dari hasil swab yang diambil sekitar 10 hari lalu, yakni pada 31 Mei,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten HSS Siti Zainab, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten HSS.

Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu ungkapnya, tersebar di 6 Kecamatan. Zainab memaparkan, diantaranya seorang laki-laki usia 62 tahun dari Desa Bajayau Kecamatan Daha Barat, perempuan usia 37 tahun dari Desa Gambah Luar Muka Kecamatan Kandangan, laki-laki usia 42 tahun dari Jalan Singakarsa Kecamatan Kandangan.

Kemudian, perempuan 23 tahun dari Desa Paring Agung Kecamatan Sungai Raya, perempuan usia 49 tahun Desa Angkinang Kecamatan Angkinang, laki-laki usia 54 ahun dari Desa Wasah Hilir Kecamatan Simpur, dan laki-laki 38 tahun dari Desa Amparaya Kecamatan Simpur.

“Ada yang satu keluaga dari Desa Amparaya Kecamatan Simpur, yakni perempuan usia 58 tahun, laki-laki usia 7 tahun, perempuan 34 tahun, perempuan 25 tahun, dan laki-laki 59 tahun,” bebernya.

Berita Lainnya
1 dari 293
Loading...

Zainab mengatakan, sebagian dari 12 orang tersebut akan dirawat di ruang isolasi eks RSUD. Sebab, di RSUD Brigjend H Hasan Basry Kandangan sudah penuh.

“Ada beberapa yang tanpa gejala, dan masuk ke bangsal eks RSUD tadi malam,” ungkapnya,

Terdapat 2 orang tenaga kesehatan di Puskesmas, 4 orang dari RSUD dan 1 orang petugas kebersihan di Rusunawa.

Pihaknya segera kami melakukan tracing, dan selama satu hari Puskesmas Kalumpang tidak akan membuka pelayanan, disebabkan ada petugas yang terpapar tersebut.

“Kalau hasilnya nonreaktif akan kami buka kembali, kalau ada yang positif maka akan kami buka setelah 14 hari ke depan,” jelasnya.

Bupati HSS Achmad Fikry menyampaikan, penambahan kasus tersebut menggambarkan penyebaran Covid-19 ini adalah sesuatu yang tidak bisa diduga.

Achmad Fikry mengimbau, dibalik hal itu semua orang untuk bersikap arif untuk menyikapinya, dengan makin mematuhi semua protokol kesehatan yang sering pihaknya sampaikan.

“Siapapun dia, masyarakat, ASN dan semuanya. Tetap patuhi imbauan kesehatan untuk mencegah Covid-19,” pesannya. (tor/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya