Rencana BBPPKS Tempat Karantina, Pemko Diminta Proaktif Mediasi Dengan Warga

Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin diminta proaktif dalam melakukan mediasi dan sosialisasi kepada warga RT 33 dan 37 Jalan Batu Benawa atau sekitarnya, sebelum menjadikan gedung Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) itu tempat karantina bagi warga yang terpapar virus Corona (Covid-19).

“Insya Allah warga sekitar tidak akan menolak dan dapat menerimanya, apalagi ini menyangkut kemanusiaan di tengah upaya kita bersama mengatasi wabah Covid-19,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Hj Ananda.

Kepada wartawan, Kamis (18/6/2020) kemarin. Ia menyontohkan, seperti ketika Pemko Banjarmasin meminjam gedung BTIKP di kawasan Jalan HKSN milik Pemprov Kalsel dijadikan tempat karantina Orang Dalam Pengawasan (ODP) terpapar virus Corona yang sempat ditolak, namun akhirnya dapat diterima warga sekitar.

Ditandaskan, sepanjang sosialisasi warga diberikan penjelasan oleh Pemko terkait standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien ODP yang akan menjalani karantina di gedung BBPPKS, maka warga tidak keberatan.

“Jika saat ini ada yang pro dan kontra saya kira hal yang wajar saja karena belum diberikan sosialisasi kepada warga sekitar,” tandasnya.

Untuk itu Hj Ananda menyarankan, kepada tim gugus gencar melakukan sosialisasi kepada warga sekitar tempat yang mau dijadikan karantina pasien ODP Corona.

Berita Lainnya
1 dari 1.427
Loading...

“Alangkah baiknya libatkan semua elemen, sebelum memutuskan tempat karantina. Sampaikan sejelas-jelasnya. Jadi ada diskusi, dan kalau menolak apa alasannya, lalu bisa berikan argumen terkait Corona agar warga bisa mengerti,” ujarnya.

Meski demikian, perempuan yang akrab disapa Nanda ini, tetap menyerahkan keputusan kepada warga. “Karena kalau saya memposisikan sebagai warga di sana, jadi wajar ada kekhawatiran,” katanya.

Sebelumnya, rencana gedung Balai Pelatihan Sosial ini dijadikan tempat karantina disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang menilai perlu tambahan gedung karantina, mengingat gedung karantina BTIKP di Jalan Perdaganagan sudah penuh.

Namun dalam perjalanan, wacana tersebut ada warga yang menerima dan menolak. Misalnya, Ketua RT 33 Kelurahan Teluk Dalam Muhammad Nur Hasyim setuju dijadikan tempat karantina, asalkan untuk mereka yang rapid test positif bukan untuk perawatan hasil swab positif.

Beda dengan Ketua RT 37 Kelurahan Teluk Dalam Norsinah, yang mengaku belum mendapat informasi menolak Balai Pelatihan Sosial tersebut dijadikan wadah karantina.

Menyinggung apakah dapat menerima jika gedung BBPPKS jadi tempat karantina ? Ia belum berani memastikan sebelum mengadakan musyawarah dengan warganya.

Menurutnya, wajar jika warga merasa khawatir karena gedung tersebut sangat dekat dengan pemukiman, sementara virus corona jenis penyakit mudah menular.(nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya