Bawaslu RI Soroti Temuan Suara Dukungan Tak Diakui

Banjarmasin, KP – Temuan syarat dukungan  yang tak diakui pemilik dalam proses tahapan verifikasi faktual (verfak) pasangan calon perseorangan menjadi sorotan Ketua Bawaslu RI Abhan saat berkunjung ke Banjarmasin. 

Usai berkunjung ke Sekretariat Bawaslu Kota Banjarmasin Jalan Dharma Praja III, Senin (06/07/2020). Abhan mengatakan, meski secara umum pelaksana verifikasi faktual berjalan baik, namun ada beberapa temuan, khususnya terkait syarat dukungan yang tak diakui.

“Mungkin dalam verfak ini memang ada beberapa temuan. Misal dalam syarat dukungan mendukung. Tapi setelah di-verfak tidak mendukung. Saya kira itu hal biasa dalam proses verfak,” ucapnya usai kunjungan.

Namun begitu, tahapan verfak ini tentunya harus berjalan sesuai aturan. Kemudian yang diverifikasi harus dipastikan benar mendukung atau tidak, agar syarat dukungan yang masuk dijamin keabsahannya.

Berita Lainnya
1 dari 1.191
Loading...

“Kan ada mekanisme, kalau tak mendukung harus tidak memenuhi syarat (TMS),” tegas Abhan.

Lebih lanjut, Abhan menjelaskan, temuan ini tak menutup kemungkinan juga bisa menjurus ke arah pidana. Selama bukti dan data atas dugaan pemalsuan dokumen itu kuat, serta memenuhi syarat tentu Bawaslu bakal menindaklanjutinya. 

“Selama nanti ada bukti dan data dugaan itu kuat dan memenuhi unsur tentu akan kami tindak lanjuti,” imbuhnya.

Abhan mencontohkan, seperti yang terjadi di Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Dimana saat ini temuan dugaan tindak pemalsuan itu sudah masuk dalam tahapan penyidikan polisi. 

“Jadi prinsipnya kalau ada dugaan pelanggaran pidana pemilihan dan memenuhi unsur tindak pidana tentu akan kami tindak lanjuti,” bebernya. (Sah/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya