Kampung Tangguh Upaya Merendam Efek Penyebaran Covid-19

Banjarbaru,KP- Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan menerima kunjungan Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Rudy Resnawan, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen. Pol. Dr. Nico Afinta, Danrem 101 Antasari Brigjend TNI Firmansyah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Haris Makkie.

Kunjungan yang lengkap didampingi seluruh FORKOPIMDA Provinsi Kalimantan Selatan di Kampung Iwak, Kelurahan Mentaos Kota Banjarbaru dengan kegiatan peninjauan Kampong Tangguh Banua Banjarbaru (Kampung Iwak Mentaos).

Dengan pembentukan kampung tangguh ini agar dapat memutus atau meredam mata rantai penyebaran covid-19 di teritori tertentu dalam batas waktu yang ditentukan, menumbuhkan kesadaran masyarakat dan membangun semangat bersama agar lebih waspada terhadap penyebaran covid-19, membangun solidaritas masyarakat dimasa pandemi, membangun kemampuan dan kemandirian masyarakat untuk mampu menghadapi pandemi covid-19, mensosialisasikan masyarakat produktif dan aman covid-19 (menghadapi new normal), menangkal segala bentuk terorisme yang akan masuk.

Kelurahan Mentaos merupakan salah satu dari 4 kelurahan yang ada di Kecamatan Banjabaru Utara Kota Banjarbaru dimana budidaya ikan air tawar mulai berkembang di Kelurahan Mentaos sejak tahun 1991, dan terus berkembang sampai dengan sekarang.

Tujuan pencanangan kampung iwak Mentaos menjadi kampung mandiri perikanan, adalah pertumbuhan dan peningkatan ekonomi lokal yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, memberdayakan masyarakat pada sektor kewiausahaan di bidang perikanan, menjadikan kampung mentaos menjadi lebih menarik dan dapat menjadi salah satu destinasi wisata di daerah perkotaan.

Berita Lainnya

Pemko Gebrak Masker di Lapangan Murjani 

PKK Bagikan Masker dan Sosialisasi Prokes

1 dari 349
Loading...

“Dengan adanya kampung tangguh ini semoga dapat memutus rantai penyebaran covid-19 serta menanggulangi kondisi ekonomi warga agar tidak lumpuh. Dan ini juga sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Banjarbaru untuk menertibkan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan covid-19 yaitu dengan menerbitkan peraturan Walikota Banjarbaru Nomor 20 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan protokol kesehatan covid-19 dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019,’’katanya.

Karena itu, Pemerintah Kota Banjarbaru bekerjasama dengan TNI dan POLRI untuk menerapkan peraturan walikota ini dengan sosialisasi terlebih dahulu, dilanjutkan dengan teguran dan terakhir dengan sanksi, Ujar Darmawan Jaya

Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyampaikan dengan adanya kampong tangguh seperti ini kita berharap seluruh masyarakat akan lebih bisa sadar dan mau bergerak menekan penyebaran covid 19.

“Jika kita melaksanakan protokol dengan benar mungkin saja kita bisa memenangkan pertempuran melawan virus covid 19 yang menyerang Negri Kita sekarang ini dikarenakan kekuatan terakhir kita ada pada rakyat ini termasuk kekuatan yang sangat luar biasa, melalui konsep tangguh dengan sinergitas dan koordinasi insya Allah kita yakin pada saatnya virus Corona ini dapat kita kendalikan,” Jelas Sahbirin.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan bantuan APD beserta Riburan Bibit Ikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Rudy Resnawan kepada perwakilan 5 Kampung Tangguh yang ada di Kota Banjarbaru, lalu dilanjutkan dengan melepaskan ribuan bibit ikan. (Dev/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya