Masih Sayang Suami, Istri Cabut Laporan Dugaan KDRT

Selain masih sayang, S mengaku tak tega jika suaminya yang seorang dokter menjadi pesakitan

BANJARBARU, KP – Alasan masih sayang dengan suami, S (35) yang sebelumnya menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) AH, suaminya akhirnya mencabut laporanya tersebut, Rabu (15/07/2020).

Selain masih sayang, S mengaku tak tega jika suaminya yang seorang dokter menjadi pesakitan. S meyakini jika sang suami sebenarnya tidak berniat menyakiti atau menganiaya dirinya.

“Suami memukul karena dalam keadaan di bawah alam sadarnya,” jelas S

Atas pencabutan laporan tersebut S menjelaskan, tidak dalam keadaan diintervensi dari pihak manapun. “Hanya karena rasa sayang dengan suami saja,” ujarnya.

Meski sudah mencabut laporannya, S mengakui masih enggan untuk berdamai.

Mengenai pencabutan laporan tersebut, dibenarkan oleh Polres Banjarbaru.

Berita Lainnya

Lana Tikam “PIL” Gadis Pujaannya

1 dari 874
Loading...

“Walaupun kasusnya sudah pada tahapan pemanggilan dan pemerikaan pelaku.

Namun oleh pelapor sudah dicabut, sehingga kasus tersebut rencananya akan dihentikan,” jelas Kasubbag Humas Polres Banjarbaru Iptu Tajudin Noor.

Sekedar mengingatkan, AH (52), seorang dokter berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga melakukan tindakan KDRT, dilaporkan istrinya, Senin (6/07/2020) lalu.

Dugaan KDRT itu terjadi saat AH melerai istri pertamanya S menyerang istri keduanya.

Waktu melerai, AH malah dipukul dan ditendang. Kemudian S, dipegang namun berteriak meminta dilepas.

Justru saat dilepas, S kembali menyerangan, menarik dan mejambak istri keduanya sampai terseret dan jatuh.

Saat itu AH tanpa sadar pukul tangan S agar terlepas dari rambut istri keduanya dan memukul mukanya dengan tangan kiri untuk menyadarkan S. (dev/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya