Pemko Belum Realiasasikan Gedung UDD PMI

Banjarmasin, KP – Pemko Banjarmasin hingga kini belum juga merealisasikan pembangunan gedung Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia(UDD PMI). Padahal, usulan disampaikan sudah sekitar enam tahun lalu.

Menyikapi harapan itu, Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia mendesak, agar Pemko Banjarmasin mengalokasikan anggaran untuk merealisasikan pembangunan gedung UDD PMI tersebut.

Kepada (KP) Minggu (19/7/2020) Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia mengatakan, seiring dengan pertumbuhan dan dalam upaya meningkatkan pelayanan trasfusi darah menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam membantu kesehatan pasien yang memerlukan darah untuk kepentingan pengobatan dan kesehatan.

Menurutnya rencana pembangunan gedung UDD-PMI Kota Banjarmasin sempat diwacanakan ketika Walikota Banjarmasin dijabat H Muhidin.”Seingat saya, Ketua PMI Kota Banjarmasin dijabat Irwan Ansyari SE yang waktu itu juga Wakil Walikota” ujarnya.

Disebutkan, wacana ini setelah mempertimbangkan gedung UDD-PMI yang ditempati di Jalan Simpang Ulin No: 130 persisnya belakang RSUD Ulin dinilai sudah tidak layak lagi. Alasan karena gedung berikut lahan ditempati adalah milik Pemprov Kalsel.

Adapun lahan yang memungkinkan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan gedung UDD-PMI waktu itu ujarnya, diantaranya eks lahan SDN Melayu atau depan Pusat Perbelanjaan Duta Mall. Sedangkan satu lagi lahan milik Pemko yang berada di kawasan Pasar Kupu-Kupu.

Berita Lainnya
1 dari 1.383
Loading...

Hilyah mengakui, jika rencana pembangunan gedung UDD-PMI membutuhkan anggaran cukup besar, sehingga diharapkan Pemko Banjarmasin meminta bantuan dari pemerintah povinsi atau dari pemerintah pusat melalui dana APBN.

Sementara Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Banjarmasin Dokter Aulia Ramadhan Supit juga mengemukakan harapannya, agar Pemko Banjarmasin dapat membantu merealisasikan pembangunan gedung donor darah.”Minimal menyediakan lahan,” ujarnya.

Dijelaskan, saat ini gedung donor darah yang ditempati di kawasan Jalan S Parman statusnya masih menumpang dengan sekretariat PMI Provinsi Kalsel.

Aulia Ramadhan mengatakan, harapan membangun gedung UDD PMI sebenarnya sudah pernah disampaikannya dengan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Ditandaskannya, saat ini UDD-PMI cukup kewalahan dalam memenuhi kebutuhan kantong darah untuk memenuhi permintaan rumah sakit di Kota Banjarmasin,

“Sementara akibat dampak masih mewabahnya virus Corona (Covid-19) , stok kantong darah di UDD PMI seringkali mengalami kekurangan persediaan” ,ujarnya.

Ia mengungkapjan, saat ini produksi kantong darahnya di UDD PMI Kota Banjarmasun sudah mencapai angka 3.000 hingga 4.000 buah perbulannya. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya