Sejumlah Aplikasi Dibuat, Kejati Kalsel Permudah Masyarakat Tahu Perkara, Pelaporan dan Penegakan Hukum

Banjarmasin, KP –Terus mendekatkan ke masyarakat, berikan pelayan terbaik dan penegakan hukum dilakukan  Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel).

Sejumlah aplikasi dibuat, agar masyarakat dapat melaporkan masalah hukum, tanpa perlu datang ke kantor Kejaksaan.

“Aplikasi dapat diunduh baik melalui smart phone maupun laptop dan semua pelaporan yang disampaikan masyarakat akan dijamin kerahasiaannnya, kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel, Arie Arifin dalam kepada wartawan, sebagai rangkaian Hari Bhakti Adhyaksa (HAB) ke 60 Tahun 2020, Rabu (22/7/2020).

Dalam jumpa awak media tersebut Kajati didampingi Wakil Kajati Maimunah SH MHUM serta para asisten, sembari menyebutkan setiap laporan yang masuk misalnya masalah korupsi, harus dilengkapi nama pelapor maupun alamatnya.

“Kami jamin semua laporan tersebut akan tetap dirahasiakan pelapornya, dan yang lebih lagi kami akan selalu menindaklanjuti persoalan dengan mengumpulkan keterangan dan data, bila cukup bukti tidak menutup kemungkinan akan berlanjutan kepenyidikan,’’ ujar Arie.

Secara khusus, dikatakan adanya aplikasi korupsi, dimana masyarakat dapat melaporkannya, tentang adanya dugaan korupsi, tentunya dengan datang yang lengkap dari sipelapor

Ia mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi yang ada di dunia maya tersebut, nmelalui website Kejati Kalsel.

Banyak aplikasi yang di dibuat di dunia maya agar memudahkan masyarakat untuk mengetahui apa yang dikerjakan pihak kejaksaan termasuk proses suatu perkara yang tengah berproses.

Berita Lainnya

Lana Tikam “PIL” Gadis Pujaannya

1 dari 874
Loading...

“Usaha ini kami lakukan agar Kejaksaan selaku penegak hukum, kembali mendapatkan kepercayaan dari masyarakat,’’ beber Arie.

Dibagian lain ia menyebutkan, selama ia menjabat di Kejaksaan Tinggi Kalsel lebih dari setahun, telah berhasil menangkap tiga buronan yang masuk daftar pencarian orang, terdiri dari satu dari Kejaksanaan Negeri Banjarmasin.

Satu dari Kejaksaan Negeri Balangan dan Satu dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan.

Arie juga berusaha di instansi diusahakan akan bebas dari korupsi.

Sebab saat ini telah berhasil   menjadi zona Wilayah Bebas Korupsi untuk menuju WBBM (Wilayah Birokrasi  Bersih Melayani).

Saat ini berdasarkan penilaian tim interan dari kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Kalsel mendapat nilai  76,57.

Untuk masuk ke penilaian tingkat Nasional untuk meraih WBBM yang dilakukan bulan depan minimal punya nilai 70.

“Dengan nilai yang kami miliki 76,57 maka kami optimis meraih zona WBBM, dan dukungan semua pihak termasuk awak media bisa diraih,” pungkas Arie.(hid/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya