Bank Kalsel dan OJK Ajak Pemkab HSS Sukseskan Program Inklusi Keuangan Nasional

Banjarmasin,KP- Kolaborasi terus dilakukan oleh Bank Kalsel dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan dalam ikut mensukseskan program Presiden Jokowi dalam meningkatkan persentase inklusi keuangan sebesar 90 persen pada Tahun 2024 mendatang.

Salah satu bentuk konkritnya adalah melakukan audiensi ke Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (18/8/2020) di Ruang Transit Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten HSS.

Dalam kegiatan audiensi sendiri dari Bank Kalsel diwakili oleh Direktur Utama Bank Kalsel Dr.H. Agus Syabarrudin M.Si, Group Head Business Bank Kalsel Fachrudin dan Kepala Divisi Corporate Secretary Bank Kalsel Suriadi. Sedangkan dari OJK Regional 9 Kalimantan hadir Kepala OJK Regional 9 Kalimantan Riza Aulia Ibrahim, Kepala Bagian OJK Regional 9 Kalimantan Putu Gede Indra Setyadi dan Kepala Sub Bagian OJK Regional 9 Kalimantan Eka Setiawan.

Audiensi sendiri langsung diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP yang didampingi oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Kemasyarakatan Setda Kabupaten HSS Drs. Sasmi Rifani, M.AP Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten HSS Sudiono, ST, M.Si dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten HSS Naparin, M.Pd.

“Melalui even audiensi ini kami berharap Pemkab HSS bisa turut serta ikut membantu Bank Kalsel dan OJK Regional 9 Kalimantan dalam meningkatkan persentase inklusi keuangan di daerah agar target inklusi nasional yang dicanangkan sebesar 90 persen pada Tahun 2024 dapat tercapai,” tegas Kepala OJK Regional 9 Kalimantan Riza Aulia Ibrahim.

Salah satu caranya adalah bisa melalui pemberian surat edaran kepada pelajar dari instansi terkait dengan harapan agar seluruh pelajar di Kabupaten HSS bisa mempunyai rekening sendiri.

“Melalui cara ini diharapkan kesadaran pelajar untuk memiliki tabungan sendiri di Kabupaten HSS dapat meningkat,” tegasnya.

Berita Lainnya

Bang Dhin Geram Ada Pungli di Obyek Wisata

1 dari 516
Loading...

Selain itu dalam kegiatan audiensi ini Bank Kalsel dan OJK Regional 9 Kalimantan juga membahas tentang bagaimana solusi dalam meningkatkan kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten HSS.

“Kita menawarkan agar ada proses merger antara BPR HSS dan BPR HST sehingga akan memberikan potensi bisnis baru untuk BPR Pemkab HSS di Kabupaten HST,” tambahnya.

Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin juga mengatakan dengan disampaikannya 2 program tadi, pihaknya sebagai Bank Pembangunan Daerah Kalsel juga berkomitmen untuk mendukung semua program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten HSS.

“Dari sisi teknologi kami juga berkomitmen untuk meningkatkan transaksi non tunai di Kabupaten HSS, seperti kegiatan-kegiatan retribusi dan pembayaran perizinan dengan transaksi non tunai. Dukungan ini sendiri penting untuk mendukung pencapaian program SEHATI PLUS CINTA dari Bupati HSS,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten HSS Drs. H. Muhammad Noor, M.AP mengaku sangat terbuka dan mendukung program dari Bank Kalsel dan OJK dalam menggerakkan pelajar yang ada di Kabupaten HSS agar menabung di Bank dan memperkuat industri keuangan yaitu BPR yang dimiliki Kabupaten HSS.

“Hal tersebut nantinya akan kita teruskan ke pimpinan dalam hal ini Bupati HSS, untuk selanjutnya didiskusikan secara internal agar lebih intens terkait dengan progress dan kewajiban maupun hal-hal lain yang harus dipelajari terlebih dahulu,” katanya.

Pada kesempatan ini dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada OJK dan Bank Kalsel yang mana sudah memberikan penawaran-penawaran yang memiliki nilai bagus untuk Kabupaten HSS. (Adv)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya