Setelah Tes Usap 33 Karyawan Bappeda Positif, 7 Kontak Erat Turut Serta

Banjarbaru, KP – Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira, tidak menampik salah satu bawahannya meninggal dunia akibat covid-19. Usai satu karyawan terkonfirmasi positif, Bappeda Kalsel melakukan tes usap (swab) terhadap 120 karyawan pada 30 Juli 2020.
Hasilnya 28 orang dinyatakan positif. Sebelumnya 3 karyawan lebih dulu positif covid dan 1 di antaranya meninggal dunia.


“2 orang yang lebih dulu positif sudah dinyatakan negatif,” ujar Fajar, saat memberikan keterangan melalui pertemuan dalam jaringan (daring), Rabu (5/8) siang.

Berita Lainnya

Aturan Kampanye Diperketat, Hati-Hati Kena Sanksi

Disbunak Kalsel Perkuat Kelembagaan Kelapa Sawit

1 dari 972
Loading...


Pada 1 Agustus dilakukan tes susulan dan satu orang positif sehingga totalnya 29 orang. “Mereka yang positif langsung diambil tindakan isolasi baik di karantina khusus atau rumah sakit,” kata Fajar.


3 orang yang memunyai penyakit penyerta seperti hipertensi dan diabetes dirawat di RS Ulin, selebihnya masuk karantina Jalan Panglima Batur, Banjarbaru.


Fajar menambahkan, kontak erat karyawan baik itu orang tua, istri, anak, atau saudara yang tinggal satu rumah dilakukan tes usap. Dari 102 orang yang dites 7 di antaranya positif. Bagi yang positif juga langsung diisolasi.


“Kami belum bisa menyimpulkan asal virus dari mana, tapi mereka yang positif rata-rata pekerjannya tidak hanya di kantor atau mobilitas tinggi. Pelayanan di kantor kami tetap berjalan tapi pertemuan lebih banyak melalui daring,” pungkasnya seraya menambahkan dirinya sudah tiga kali swab dan hasilnya negatif.(mns/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya