4 Balon Kepala Daerah Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Banjarmasin, KP – Beberapa bakal calon (Balon) kepala daerah yang akan berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang dinyatakan positif Covid-19 oleh tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin beberapa hari yang lalu dengan kategori terkonfirmasi tanpa gejala asimptomatik.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Plt Dirut RSUD Ulin Banjarmasin, dr Izaac Zoelkarnain Akbar pada awak media di lobby gedung Ulin Tower, usai menghadiri peresmian Unit Tranfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) milik RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa (8/9/2020) siang.

“Empat orang yang dinyatakan positif kemarin masuk kategori tanpa gejala, tapi hasl swabnya positif,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pemeriksaan kesehatan yang dilalui bakal calon harus tertunda. Sehingga yang bersangkutan harus menjalani masa karantina dengan pengawasan petugas medis.

“Mereka yang memiliki gejala dianjurkan untuk mengkarantina diri di rumah sakit, tapi yang tanpa gejala boleh isolasi mandiri di rumah selama 10 hingga 14 hari,” ucapnya.

Setelahnya 14 hari karantina, secara teori pihaknya akan melakukan kembali melakukan pemeriksaan swab untuk memastikan bahwa yang bersangkutan sudah terbebas paparan virus Corona atau Covid-19.

Ia menerangkan, keputusan untuk isolasi di rumah itu diberikan setelah tim berkonsultasi dengan dokter paru. “Mereka (balon yang positif) diizinkan isolasi di rumah, jadi pemeriksaan kesehatan ditunda sampi hasilnya negatif,” tukasnya.

Berita Lainnya

ASN Diminta Jaga Netralitas

1 dari 139
Loading...

Hingga saat ini, tim medis dari RSUD Ulin telah memeriksa 31 calon kepala daerah yang akan berlaga di Pilkada 2020 di Kalsel. “Kemarin, hari pertama pemeriksaan kepada 15 orang, dan hasilnya menyatakan 4 orang positif, sisanya 11 calon negatif. Hari ini 16 orang yang hasilnya belum diketahui, semoga menunjukkan hasil pemeriksaan negatif,” pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan, Muslim mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan proses tracing terhadap kasus calon kepala daerah yang positif Covid-19 itu.

“Yang positif itu kita telusuri kembali, tracing kepada semua orang yang diduga melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan masih berproses,” singkatnya.

Untuk diketahui, KPU Kalsel menyatakan sedikitnya terdapat 8 bakal calon yang terkonfirmasi positif Corona. 4 orang diketahui setelah menjalani swab di RSUD Ulin, dan 4 sisanya diketahui sebelum melakukan pendaftaran di KPU masing-masing kabupaten kota.

Untuk empat orang yang terdeteksi petugas medis RSUD Ulin tersebut masing-masing berasal dari daerah yang berbeda. Yakni bakal calon Wakil Bupati Tanah Bumbu dari paslon Zairullah Azhar, yaitu H Muhammad Rusli. Selain itu calon Wakil Bupati Tanah Bumbu yang maju lewat jalur independen dari Paslon Mila Karmila, yakni Zainal Arifin.

Kemudian, satu bakal pasangan calon dari Kabupaten Banjar yakni Andin Sofyannor yang berpasangan dan Muhammad Syafif Bustomi atau yang dikenal dengan sapaan Guru Oton.

Sebelum itu, juga terdapat empat calon yang divonis positif corona sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Ulin. Yaitu bakal calon Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin dan bakal calon Wakil Walikota Banjarmasin dari jalur independen, Habil Ali Al-Habsyi.

Kemudian pasangan calon jalur independen Burhanuddin-Bahruddin di Pilbup Kabupaten Kotabaru yang keduanya juga dinyatakan positif Covid-19.(Zak/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya