Beragam Makna dari Nomor Urut Tiga Paslon Pilkada Banjar

Martapura, KP – Usai mendapatkan nomor urut secara resmi melalui pengundian dalam Rapat Pleno Terbuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banjar, masing-masing pasangan calon (paslon) memiliki pandangannya sendiri mengenai makna dari nomor urut yang telah ditetapkan.

Seperti yang diutarakan oleh Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) yang memegang nomor urut 1, yakni H Saidi mansyur-Habib Ali Al-Habsyi. Bagi paslon tersebut nomor urut kali ini sama dengan nomor urut yang ia dapatkan pada saat dia maju sebagai Cawabup di periode sebelumnya yang berpasangan dengan KH Khalilurrahman.

“Bagi kami, kembali mendapatkan nomor urut 1 adalah berkah dan petunjuk yang diberikan Allah untuk maju dalam Pilkada 2020 ini, ungkap Saidi Mansyur dihadapan awak media usai menjalani pros tahapan pengundian nomor urut di Hotel Tree Park, Kabupaten Banjar, Kamis (24/09) siang.

Ia berharap, dengan memegang urutan pertama dalam kontestasi perebutan tahta tertinggi di Pemerintahan Kabupaten Banjar tersebut bisa membawa kesuksesan bagi pasangan yang mempunyai jargon ‘Manis’ ini.

“Bagi kami nomor 1 adalah petunjuk untuk bisa sukses dalam menghadapi Pilbup Kabupaten Banjar,” tukasnya.

Kemudian, di nomor urut 2 ada paslon yang datang dari jalur perseorangan atau independen, yakni Andin-Guru Oton. Bagi paslon yang maju tanpa perahu partai politik itu, nomor 2 adalah berkah.

Menurutnya, meski diapit oleh dua paslon yang berasal dari dukungan partai politik, Andin mengaku hal tersebut mampu menjadi penyeimbang dalam urusan perpolitikan di Pilbup Kabupaten Banjar.

Berita Lainnya
1 dari 553

“Posisi nomor urut 2 bagi Pasangan ‘Banjar Bersinar’ kami anggap berkah sekaligus menjadi penyeimbang dari pasangan yang mendapatkan nomor urut 1 dan 3, untuk maju bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, untuk paslon H Rusli – KH Muhammad Fadhlan Asy’ari sesmi kebagian nomornurut 3 saat rapat pleno pengundian tersebut berlangsung.

H Rusli mengatakan setelah mendapatkan nomor urut yang resmi, pihaknya hanya menunggu aturan yang ditetapkan oleh KPU dan Bawaslu Kabupaten Banjar untuk ditaati dalam sekuruh proses tahapan Pilkada 2020.

“Kami menunggu aturan oleh KPU dan Bawaslu,” imbuhnya.

Kendati memiliki nomor urut 3 yang juga sebagai nomor akhir, hal tersebut tidak menjadikan paslon yang maju dalam Pilkada Kabupaten Banjar ini menjadi patah semangat.

Bahkan ia mengaku hal itu akan dijadikannya semangat untuk melakukan pekerjaan hingga tuntas. “Ini nomor tawadhu bagi kami,” singkatnya.

Bagi H Rusli sendiri, tawadhu yang ia maksud adalah perilaku manusia yang memiliki watak rendah hati, tidak sombong, atau merendahkan diri agar tidak terlihat sombong. Dan itu merupakan cerminan dari paslon Rusli-Fadhlan.

Di sisi lain, Badan Pengawas Pemilihan Umun (Bawaslu) Banjar, Fajeri Tamjidillah menerangkan, setelah ini seluruh paslon akan melanjutkan ke tahapan masa kampanye yang akan dimulai pada 26 September hingga 5 Desember 2020.

“Tetap semuanya diharuskan melaksanakan protokol kesehatan selama masa kampanye demi menghentikan penyebaran Covid-19, dan semoga tertib, aman, sukses, adil dan sehat semua,” tandasnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya