Berkas Kasus Pelaku 300 Kg Shabu Dinyatakan Lengkap

Banjarmasin, KP – Berkas tersangka 300 kilogram (Kg) shabu-shabu, sudah dinyatakan lengkap oleh pihak Kejaksaan Tinggi Kalsel, tinggal memasuki persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin.

Sisi lain, pelaku terlepas dari jeratan soal TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).

Diketahui, tersangka pada awal ditangkap dua orang berinisal AY dan S.

Dari dua tersangka tersebut dikembangkan dan menangkap lagi tersangka dengan inisial A dan R di parkiran Hotel Siena In Banjarmasin, pada Kamis (6/8/2020) silam.

Dari 300 barang bukti milik jaringan internasional Malaysia-Kaltara-Kaltim ini telah disisihkan sedikit, untuk barang bukti persidangan.

Kemudian dikirim ke laboratorium, termasuk untuk perbandingan di Mebes Polri dan BNN (Badan Narkotika Nasional  Pusat.

Semua hasil tim Satgasus Merah Putih Bareskrim Polri dan Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan.

“Prosesnya telah memasuki tahap 1, sehingga berkas perkara rampung.

Dan saat ini berkas tersangka tengah dipelajari tim JPU (Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Kalsel.

“Kita saat ini tinggal menunggu untuk P-21 atau ada koreksi dari JPU,” kata Direktur Resnakoba, Kombes Pol Iwan Eka Putra melalui Wakil Direktur, AKBP Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (15/9/2020).

Berita Lainnya
1 dari 853
Loading...

Ia katakan, pengungkapan kasus ini sendiri berawal dari pengungkapan kasus sebelumnya pada tahun 2019, dengan barang bukti 1,8 kilogram, sampai dengan 208 kilogram.

Kemudian, berlanjut pada pengungkapan kasus dengan barang bukti shabu 7 kilogram hingga 300 kilogram ini.

“Sebenarnya inilah puncak dari pengembangan sebelumnya.

Namun, kami masih mencoba menganalisis data dan menggabungkan informasi manual yang ada, apakah masih bisa membuka jaringan-jaringan lain,” tambahnya.

Sementara itu ditanya, untuk TPPU-nya. Ia mengatakan tidak ada.

Sebab menurutnya sudah dilaksanakan pada kasus sebelumnya dengan barang bukti 208 kilogram narkoba.

Sedangkan soal Sample sabu yang diuji Lab, termasuk cocokan apa pernah diungkap satuan mana saja, apa ad perkembangannya ?.

AKBP Budi Hermanto mengatakan, pihkanya hingga kini masih menunggu kabarnya.

“Pastinya kita tak berhenti dan terus melacak,” tambah Budi Hermanto, yang di lokasi pengungkapan 300 Kg ini, hampir sebulan di lapangan bersama Kasubdit 2, AKBP Ugeng S. (K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya