Empat Pasangan Calon Pilwali Banjarmasin Resmi Ditetapkan, Ketua KPU: Rapat Umum Kemungkinan Pakai Daring

Banjarmasin, KP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin telah menetapkan empat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin untuk Pilkada 2020. 

Mereka yakni Petahan Ibnu Sina-Arifin Noor, Hj Ananda-Mushaffa Zakir, Abdul Haris Makkei-Ilham Nor, dan Khairul Saleh-Habib Ali Al Habsyi.

Penetapan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) penetapan dari KPU kepada masing-masing pasangan pada saat rapat pleno di Kantor KPU Banjarmasin, Jalan Perdagangan, Rabu (23/09/2020).

“Kami tetapkan sebagai peserta pemilihan 2020 sudah disahkan sebagai psangan calon,” ujar Ketua KPU Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah usai penetapan.

Usai penetapan kata Rahmiyati, tahapan selanjutnya yang dilaksanakan yakni pengundian nomor urut peserta calon. Dilaksanakan pada Kamis, 24 September. 

Berita Lainnya
1 dari 184

“Setelah ditetapkan berarti, 24 September pengundian nomor urut. Dan 25 September penyerahan nomor rekening dana kampanye masing-masing pasangan calon,” jelasnya.

Rahmiyati menjelaskan bahwa, SK penetapan  itulah yang dijadikan para pasangan calon untuk membuka rekening kampanye yang selanjutnya harus disampaikan ke KPU pada saat masuknya masa kampanye 26 September.

“Dan tahapan selanjutnya adalah deklarasi damai secara serantak se Kalimantan Selatan pada 27 September,” bebernya.

Menyinggung terkait proyokol kesehat, Rahmiyati mengatakan bahwa pihaknya selaku penyelenggara tentunya mematuhi seluruh peraturan.

Terlebih dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020 juga mengatur terkait penerapan proyokol kesehat dalam setiap tahapan.

“Terkait proyokol kesehat, sesuai PKPU Nomor 10 Tahun 2020. Di situ ada rapat umum maksimal hanya diikuti 50 orang. Kemudian untuk bazar jalan sehat itu maksimal 100 orang,” orang.

Terbaru, Rahmiyati menginformasikan bahwa revisi PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tersebut juga bakal dikelurkan dalam beberapa hari kedepan. Sehingga tak menutup kemungkinan ada perubahan yang bakal dilakukan. 

“Kabarnya beberapa hari ini bakal ada revisi dari PKPU ini. Apakah masih ada rapat umum atau tidak. Ada kemungkinan rapat umum dilakukan dengan daring,” tukasnya. (sah/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya