Ketua ISNU : 200 Titik PJU – TS di Tanbu Program Prioritas Nasional Jokowi

Batulicin, KP – Ketua Ikatan Sarjana Nadhatul Ulama (ISNU) Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Akram Sadli, mengapresiasi Program Prioritas Nasional dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM).

Yaitu pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) lebih dari 45.000 titik baru di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Termasuk di beberapa kabupaten – kota Kalimantan Selatan (Kalsel).

Seperti 200 titik PJU-TS di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), serta Banjarmasin dan Tanah Laut ada 50 titik yang dikerjakan pada 2020..

Program pro lingkungan sejak 2018, ini merupakan implementasi dari kebijakan nasional dari Pemerintah Indonesia era Presiden Joko Widodo.

Tujuannya, mengurangi gas Efek Rumah Kaca (ERK) dan pemasyarakatan pemanfaatan sumberdaya Energi Baru Terbarukan (EBT).

Proyek ini dikejar pelaksanaannya oleh pemerintah pusat melalui KESDM, sejalan dengan target nasional bahwa bauran EBT diharapkan hingga 23 persen dari energi nasional di 2025 nanti.

Dilaksanakannya program PJU-TS ini, menurut Akram, tentunya akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Lainnya
1 dari 293

Khususnya dalam menggerakan roda perekonomian. Selain itu, PJU – TS  dinilai lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan PJU konvensional.

“Karena itu, saya sangat mengapresiasi pelaksanaan program dari Pemerintah Presiden Jokowi ini,” kata Akram di Batulicin, Kamis (17/9/2020).

Menurut Akram, PJU – TS ini, kelanjutan dari Program Indonesia Terang (PIT) saat Menteri ESDM dijabat Sudirman Said.

“Jadi ini bukan program baru. Ini program lama yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi sejak 2018,” ujar Akram.

Sehingga, Akram membantah klaim salah satu Bakal Calon Bupati Tanah Bumbu, Syafrudin Haji Maming (SHM).

Sebelumnya, SHM yang biasa disapa Cuncung itu, mengklaim program 200 titik PJU – TS di Tanah Bumbu merupakan usulannya saat duduk sebagai anggota Komisi VII DPR RI.

“Karena, program ini dijalankan Pak Jokowi sejak 2018.

Saat itu, targetnya seluruh provinsi di Indonesia. Termasuk di Kalsel.

Sementara Bang Cuncung, di Senayan baru pada 2019,” ujar Akram yang merupakan Wakil Ketua Eksekutif Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Tanbu ini. (*/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya