LADK Empat Paslon Disampaikan, Khairul-Habib Laporkan Dana Kampanye Awal Rp 100 Ribu

Banjarmasin, KP – Empat Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin telah menyampaikan laporan awal dana kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum KPU Banjarmasin.

Laporan dana kampanye ini sesuai Undang-undang Nomor 10 Tahun 2020. Tujuannya agar terciptanya pemilu yang transparan dalam penggunaan dana kampanye di Pilkada 2020 ini.

Lantas berapa LADK yang sudah disampaikan masing-masing Paslon? 

LADK yang paling banyak disampaikan Paslon nomor urut (2) Ibnu Sina-Arifin Noor dengan nominal Rp50 juta. Kemudian disusul Paslon nomor urut (1) Abdul Haris Makkei-Ilham Noor dengan nominal Rp10 juta. 

Sementara untuk Paslon nomor urut (4) Hj Ananda-Mushaffa Zakir melaporkan dengan nominal Rp1 juta. Terakhir paling sedikit disampaikan Paslon nomor urut (3) Khairul Saleh-Habib Ali Al Habsyi dengan nominal Rp100 ribu.

Komisioner KPU Banjarmasin, Taufiqurrahman menjelaskan bahwa memang dana kampanye yang disampaikan masing-masing Paslon tersebut baru laporan awal. Dan tak menutup kemungkinan bakal bertambah.

Berita Lainnya
1 dari 1.711

“Ini baru awal nanti masih dibuka untuk perseorangan dan instansi berbadan hukum,” ujar Taufiq di sela acara Deklarasi Pemilu Damai dan Sehat yang diadakan KPU Banjarmasin di salah satu hotel, Minggu (27/09/2020).

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah alasan LADK yang disampaikan ke KPU paling sedikit, Khairul Saleh menjelaskan, sebenarnya banyak yang menawarkan untuk membantu di segi pendanaan mereka.

Namun, tawaran itu terpaksa ditolak lantaran muncul kekhawatiran adanya niat lain dibalik bantuan tersebut. “Banyak yang datang tapi kami tolak. Kami tak ingin ada upaya balas budi kepada yang menyumbang,” ujarnya.

Toh, kalau memang ada yang betul-betul mau membantu tanpa diembel-embeli kepentingan lain. “Kalau mau membantu silakan asalkan ikhlas. Saya tak mau transaksional. Kalau ada embel-embel tak jelas maka saya stop,” katanya.

Adapun terkait deklarasi damai dan sehat, Ketua KPU Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah menerangkan tujuannya tak lain agar para Paslon memberikan komitmennya agar menjalani seluruh tahapan dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.

“Ini kesempatan para pasangan calon mendeklarasikan diri untuk menciptakan Pilkada damai dan aman,” jelas Rahmiyati.

Selain itu, Rahmi juga menghendaki adanya persaingan secara secara sehat dalam merebut hati masyarakat. Jangan sampai ada kecurangan termasuk melakukan kampanye hitam.

“Setiap pasangan calon hendaknya bersikap dewasa dalam berpolitik. Hindari berpolitik dengan cara kekerasan demi mendapatkan empati dari masyarakat,” tukasnya. (sah/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya