Raudathul Resmikan TK Alquran

Martapura, KP – Ketua TP PKK Banjar Hj Raudhatul Wardiyah terus melanjutkan Gerakan Bersama Bagi Masker (Gebrak Masker) dengan turun langsung ke lapangan membagikan salah satu APD tersebut kepada masyarakat. Kali dilakukan di Kecamatan Telaga Bauntung.

Selain Gebrak Masker, pada kesempatan tersebut Raudathul juga meresmikan TK Al Quran di Desa Lok Tanah.

Raudathul menyampaikan, Gebrak Masker sendiri dicanangkan oleh Presiden melalui Kemendagri dan Ketua Umum TP PKK Ny Tri Tito Karnavian, yakni tentang keterlibatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga untuk perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19.

“Gebrak masker ini kita laksanakan agar dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memakai masker,” katanya.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banjar. Dengan Gebrak Masker ini, akan mampu menggugah kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker, terutama di tempat-tempat umum atau kerumunan orang banyak.

Berita Lainnya
1 dari 388

“Melalui gebrak masker ini, kita berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya penggunaan masker di tengah pandemi Covid-19 ini,” harapnya.

Terkait prosedur pelaksanaan Gebrak Masker ini, dijelaskannya, semua TP PKK Kabupaten dan Kecamatan aktif dalam pelaksanaannya di lapangan. Dia pun yakin peran seorang ibu dan kader PKK, sangat strategis melakukan sosialisasi.

“PKK melalui kader di Desa maupun Kelurahan, dapat menjangkau dan melibatkan banyak warga untuk menggunakan masker sebagai alat pelindung diri dari serangan virus,” tandasnya.

Disamping membagikan masker, Raudathul juga meresmikan TK Al Quran di Desa Lok Tanah dengan pemotongan pita, sekaligus meninjau sarana pendidikan religius tersebut. Menurutnya, TK/TP Al Quran adalah sarana vital untuk pengembangan pendidikan agama bagi anak-anak sejak dini, sehingga keberadaannya suatu investasi yang sangat berharga untuk membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

“Keberadaan TK/TP Al Quran bukan hanya sekedar menambah kuat citra Kabupaten Banjar sebagai daerah religius, tetapi lebih dari itu, pendalaman Alquran kepada anak-anak merupakan kegiatan wajib diajarkan,” ungkapnya. (wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya