Bendungan Pipitak Jaya Tapin Resmi Mulai Diisi Air

Rantau, KP – Pengisian awal Bendungan Tapin Desa Pipitak Jaya Kecamatan Piani Kabupaten Tapin resmi memulai pengisian awal dengan kapasitas 56.7 juta meter kubik.

Pengisian awal bendungan Tapin ditandai dengan memencet tombol sirine, menutup pintu terowongan pengelak oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan, Staf Ahli Gubernur Kalsel Faturrahman, Direktur Bendungan dan Danau Kementrian PUPR Airlanga Mardjono dan Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Fikri Abdurrahman serta.disaksikan olehMuspika, Camat, dan Tokoh Adat di atas bangunan pintu saluran pengelak Bendungan di  Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Jum’at (9/10/2020) pagi.

Bupati Tapin, HM Arifin Arpan menyatakan optimis yakin pertanian di Tapin bisa meningkat berkat adanya bendungan ini.

“Saat ini saja sudah dua kali tanam para petani Tapin dan dengan didukungnya saluran irigasi dari bendungan ini nantinya bakal lebih meningkatkan produksi para petani di Tapin,” katanya.

Dikatakan Bupati pula bahwa dengan adanya bendungan ini bisa mengairi 5.400 persawahan, penyediaan air bersih berkafasitas 500 liter perdetik, pembangkit tenaga listrik 33.3 watt dan objek wisata.

“Ini sejarah bagi Kabupaten Tapin, karena Pemerintah daerah tidak membayangkan punya bendungan besar daerah,” katanya.

Selain itu potensi wisata di kawasan sekitar bendungan ini yang bakal kita kembangkan dan menarik perhatian warga.

Pada kesempatan ini pula Bupati meminta agar berdirinya bendungan jangan sampai diutak-atik dan membakar lahan disekitar bendungan, membuang kotoran dan kalau perlu bisa berpartisipasi menghijaukan.

Berita Lainnya
1 dari 164

“Mari kita amankan dan jaga bersama-sama bendungan ini, karena manfaatnya untuk semua masyarakat Tapin,” pinta Bupati.

Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Fikry Abdurahman mengatakan bahwa pembangunan bendungan berdiri diatas lahan seluas 5.472 Hektar di Desa Pipitak Jaya dan Desa Harakit dan dimulai pembangunannya pada tahun 2015 dan sudah memasuki tahap akhir.

“Bentuk bendungan dibangun tipe zona inti tegak tinggi 70 meter panjang 273 meter dan lebar 12 meter,” katanya.

Saat ini sudah memasuki tahap akhir yakni di mulainya pengisian awal bendungan berlangsung selama 4 sampai 5 bulan.

“Perendaman bendungan dengan total luas genangan 145,5 hekter lebih dengan kapasitas tampungan air 56,7 juta kubik air tersebut memerlukan waktu sekitar 4 hingga 5 bulan,” jelasnya.

Mudah-mudahan kondisi alam mendukung pengisian bendungan sehinggabisa sesuai yang diharapkan.

Sementara Direktur Bendungan dan Danau Kementrian PUPR Airlangga Mardjono mengatakan, dengan pengisian awal bendungan ini, mudah-mudahan bendungan bisa bermanfaat dan beguna bagi masyatakat Kabupaten Tapin dan Kalimantan Selatan.

“Mudahan adanya bendunganbisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Tapin dan Kalimantan Selatan,” katanya.

“Tahapan selanjutnya setelah pengisian adalah pengoperasian. Setelah penuh terisi bendungan ini kemudian pengoperasian sesuai pola operasinya jadi pemanfaatannya terukur berapa debit yang akan dialirkan ke hilir itu sudah ada pola operasinya,”katanya kepada sejumlah awak media. (ari/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya