UMKM Percetakan dan Sablon Sepi Orderan

Jika hari ini tak ada kerjaan atau orderan yang masuk, tentu kami tak ada pemasukan untuk dibawa pulang,” terang Faisal,

BANJARMASIN, KP – Sektor usaha yang menggeluti jasa percetakan dan sablon turut terdampak dengan pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan berakhirnya. Banyak usaha percetakan yang stagnan, akibat sepinya orderan yang masuk.

Seperti halnya pelaku usaha percetakan dan sablon di kawasan Pasar Sukaramai atau Kampung Penatu, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kecamatan Banjarmasin Tengah, yang omzep pendapatannya turun drastis akibat dampak wabah virus Corona.

Faisal, salah seorang warga Kampung Penatu yang juga menekuni usaha percetakan dan sablon, mengungkapkan, kerjaan yang masuk mengalami penurunan drastis akibat tidak ada lagi pelanggan yang mampir ke tempat usahanya.

“Belakangan ini sepi sekali. Walaupun, ada kerjaan yang masuk, tapi nilainya tidak besar. Alhamdulillah, cukup untuk makan sehari-hari lah. Sebelumnya, memang sudah sepi orderan, tapi semenjak pandemi jadi semakin sepi,” ujar pemilik usaha percetakan dan sablon Raya production ini.

Menurut Faisal, pelaku usaha percetakan dan sablon di Pasar Sukaramai dan Kampung Penatu ini termasuk kategori pekerja informal, yang perekonomiannya bergantung dengan penghasilan sehari-hari.

“Jika hari ini tak ada kerjaan atau orderan yang masuk, tentu kami tak ada pemasukan untuk dibawa pulang,” terang Faisal, Jumat (9/20/2020).

Berita Lainnya
1 dari 481

Begitu pula, seperti yang dikatakan Rahmat, pemilik percetakan dan sablon Khas Mandiri, dimana kondisi yang sama juga ia rasakan, seperti yang dialami pelaku usaha lainnya.

“Saat pandemi ini, jarang sekali konsumen yang datang ke tempat kami. Biasanya, hampir setiap hari ada saja orang yang ingin mencetak undangan perkawinan, sablon baju atau membuat buku yasin,” ucap Rahmat, yang telah puluhan tahun menekuni usaha percetakan dan sablon.

Ia berharap, penyebaran virus Corona ini bisa segera dihentikan, tak ada lagi orang yang terpapar dan perekonomian semakin membaik. “Pelaku usaha seperti kami ini tentu ingin kondisi normal seperti dulu lagi. Pandemi Covid-19 segera berakhir, orang-orang terpapar cepat sembuh dan mata pencaharian semakin bagus,” katanya.

Fauzan, pelaku usaha lainnya, menuturkan, di kawasan Pasar Sukaramai dan Gang Penatu ini, banyak UMKM yang bergerak di bidang percetakan dan sablon, yang memproduksi berbagai macam keperluan.

“Di sini, semua yang berhubungan dengan cetak sablon bisa dikerjakan, seperti cetak undangan, kalender, piagam, brosur, sticker, nota, id card, nama dada, sablon baju, printing, spanduk, hingga batu prasasti,” imbuhnya.

Selain itu, tambahnya, banyak juga ditemui pedagang yang menjual buku-buku pelajaran, kalender, poster dan pigura dan beberapa keperluan untuk kantor dan sekolah.

“Hanya saja, selama pandemi ini, banyak kantor-kantor, instansi pemerintah dan sekolah yang menjadi pelanggan kami, tidak banyak lagi melakukan orderan. Mungkin, karena banyak karyawan yang work from home (WFH) dan sekolah-sekolah yang meniadakan proses belajar mengajar langsung tatap muka,” sebutnya. (opq/k-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya